Bahan Aktif untuk Menghilangkan Bekas Jerawat

0
B MauTips.com, Jakarta. Bekas luka terbentuk saat jerawat menembus kulit dalam dan merusak jaringan di bawahnya. Ada beberapa jenis bekas jerawat.

Seperti, bekas luka atrofi (depresi atau ke dalam), bekas luka hipertrofik (bekas luka timbul) dan noda hitam atau perubahan warna pada titik-titik jerawat. Bagi sebagian orang, jerawat memang kerap bikin frustrasi. Namun tak kalah rongseng ketika jerawat-jerawat ini meninggalkan bekas. Sebenarnya penting untuk mengenali jenis bekas jerawat sebelum memilih perawatan yang tepat. Selain itu, pemilihan produk perawatan kulit yang tepat juga membantu proses menghilangkan bekas jerawat. Berikut bahan-bahan atau bahan aktif yang direkomendasikan ada dalam produk perawatan kulit Anda.

1. Salicylic acid
Asam salisilat atau salicylic acid merupakan senyawa alami yang sering disematkan pada produk khusus perawatan kulit berjerawat. Melansir dari Medical News Today, salicylic acid membantu membersihkan pori-pori dari kotoran, sel kulit mati, dan kotoran lain penyebab jerawat. Bahan satu ini juga membantu mengurangi pembengkakan dan kemerahan di area tersebut sehingga meminimalkan kemunculan jaringan parut.

2. Alpha hydroxy acids (AHAs)
Seperti salicylic acid, alpha hydroxy acids (AHAs) bisa Anda gunakan untuk semua jenis bekas jerawat. Komponen ini terdapat pada produk perawatan kulit berjerawat dan berfungsi untuk mengangkat lapisan kulit mati dan mencegah penyumbatan pori. AHAs pun membuat kenampakan bekas jerawat makin samar.

3. Lactic acid
Asam laktat atau lactic acid yang dimaksud di sini bukan asam laktat hasil kerja keras Anda di gym. Lactic acid erat berkaitan dengan bekas luka akibat jerawat. Lactic acid tersedia di pasaran dalam beragam produk seperti peeling, serum atau sejenis krim. Namun Anda bisa melarutkan cuka apel sebagai lactic acid alami. Larutan cuka apel plus air ini bisa digunakan sebagai toner dan diaplikasikan pada area yang berjerawat.

4. Retinoid
Retinoid mampu mempercepat regenerasi sel kulit dan memperbaiki tekstur kulit, menyamarkan perubahan warna kulit dan bekas jerawat. Namun Anda harus selalu menggunakan tabir surya karena retinoid membuat kulit lebih sensitif terhadap paparan sinar matahari.

Baca Juga: Tips Penting Sebelum Memutuskan ke Rumah Sakit Saat Pandemi

Pilih produk yang menjadikan retinoid sebagai bahan aktifnya. Retinoid akan sangat baik bekerja pada bekas jerawat jenis atrofi atau bekas jerawat yang menembus dalam kulit (depresi). (Fan/Tyd)

Share.

Tentang Penulis

Lahir di Jakarta dan saat ini sedang bekerja di salah satu media informasi dan tips yaitu MauTips.com sebagai copywriter atau penulis artikel. Sering menghabiskan waktunya dengan membaca buku.

Leave A Reply