Awas! Mimisan Bisa Jadi Tanda Penyakit Berbahaya

0
A MauTips.com, Jakarta. dapat terjadi secara spontan ketika selaput hidung mengering, terjadi infeksi saluran pernapasan, kemudian pecah pembuluh darah. Ini biasa dialami oleh masyarakat yang tinggal di daerah beriklim kering ekstrem seperti musim panas atau musim dingin.

Hidung adalah bagian tubuh yang memiliki banyak sekali pembuluh darah (vaskular) dan terletak pada posisi menonjol di wajah. Oleh sebab itu, sedikit saja terjadi trauma pada wajah dapat menyebabkan cedera hidung dan perdarahan. Kondisi terjadinya darah yang keluar dari lubang hidung itu lebih dikenal dengan mimisan. Sebenarnya, mimisan atau istilah medisnya epistaksis, adalah hal yang umum terjadi dan dapat sembuh sendiri. Namun pengecualian bagi beberapa orang dengan mimisan kronis yang mengharuskan mereka menjalani perawatan lebih lanjut. Berikut penyakit berbahaya yang ditandai dengan mimisan.

1. Hereditary Hemorrhagic Telangiectasia (HHT)
Hereditary Hemorrhagic Telangiectasia (HHT) atau dikenal sebagai sindrom Osler-Weber-Rendu adalah kelainan genetik langka yang dapat menyebabkan pendarahan hidung dan melemahnya pembuluh darah.

2. Hipertensi
Umumnya mimisan disebabkan karena tekanan darah tinggi, sehingga rentan terjadi pecahnya pembuluh darah. Mimisan yang disebabkan karena pecahnya pembuluh darah biasanya ditandai dengan darah yang keluar sangat banyak melalui lubang hidung, perdarahan tidak berhenti meski telah menekan hidung, dan dapat disertai dengan pusing atau sakit kepala.

3. Sinus kering
Sinus yang kering seringkali membuat hidung dan mulut juga menjadi kering sehingga rongga saluran sinus menjadi sangat sensitif dan sering sakit. Sinus kering juga bisa menyebabkan kulit di lubang hidung pecah. Jika sudah pecah, terjadilah pendarahan.

4. Barotrauma
Barotrauma adalah suatu kondisi yang menyebabkan ketidaknyamanan telinga karena perubahan tekanan pada lingkungan tertentu. Di telinga terdapat saluran yang menghubungkan bagian tengah telinga ke tenggorokan dan hidung. Saluran ini disebut saluran eustachius yang berfungsi untuk membantu mengatur tekanan pada telinga.

5. Tumor
Kadang-kadang perdarahan dari rongga hidung atau mulut mungkin berhubungan dengan adanya tumor. Jika ada kekhawatiran untuk ini, lakukan tes pencitraan lebih lanjut seperti pemindaian tomografi atau pencitraan resonansi magnetik untuk mengevaluasi penyebab sebenarnya.

6. Leukemia
Mimisan yang terjadi terus-menerus juga bisa menjadi tanda dari gejala leukimia. Orang dengan leukimia sering pula mengalami memar dan mudah berdarah. Leukimia merupakan kanker sel darah putih yang menghambat darah putih dalam melawan infeksi di dalam tubuh.

Baca Juga: Tips Meredakan Sakit Kepala Dengan Cepat

7. Limfoma
Limfoma adalah salah satu jenis kanker yang muncul dalam sistem limfatik yang menghubungkan kelenjar limfe atau kelenjar getah bening ke seluruh tubuh. Sistem limfatik adalah salah satu bagian penting dalam sistem kekebalan tubuh manusia. Sel-sel darah putih limfosit (sel B) dalam sistem limfatik berperan penting dalam pembentukan imun atau antibodi tubuh untuk memerangi infeksi. (Fan/Tyd)

Share.

Tentang Penulis

Lahir di Jakarta dan saat ini sedang bekerja di salah satu media informasi dan tips yaitu MauTips.com sebagai copywriter atau penulis artikel. Sering menghabiskan waktunya dengan membaca buku.

Leave A Reply