Bisakah Terjadi Bunuh Diri Karena Beban Kerja Terlalu Berat

0
B MauTips.com, Jakarta. Seseorang tidak bisa bunuh diri begitu saja tanpa sebab. Bunuh diri yang dilakukan erat kaitannya dengan masalah kejiwaan yang dialami. Biasanya, seseorang yang memiliki keinginan bunuh diri sudah mengalami gangguan jiwa depresi terlebih dahulu. Depresi muncul akibat adanya tekanan besar yang tidak mampu diadaptasi oleh orang tersebut.

Dalam konteks pekerjaan, depresi bisa saja muncul akibat beban kerja yang terlalu banyak, hubungan yang tidak harmonis dengan atasan dan rekan kerja, atau hal-hal lain yang menyebabkan seseorang mengalami stres yang tidak bisa dikelola dengan baik. Depresi dan keinginan bunuh diri muncul karena banyak faktor. Sehingga tidak bisa diambil kesimpulan singkat bahwa terlalu banyak beban kerja dapat menyebabkan seseorang ingin bunuh diri.

Namun sebuah penelitian dari Australia National University menyebut seseorang tetap harus memiliki batasan jam kerja untuk menjaga kesehatan mental. Hasil penelitian menyebut batas maksimal jam kerja ideal adalah 39 jam per pekan. Peneliti mengatakan, bila seseorang bekerja lebih dari itu, maka ia tak hanya berisiko terserang gangguan kesehatan fisik, tetapi juga mental.

Baca Juga: Cara Mudah Bedakan Jeans Berkualitas Dan Yang Murahan

Ironisnya, banyak orang yang bekerja melebihi batasan waktu tersebut. Mereka meyakini, setiap orang harus bekerja lembur agar dianggap memiliki kinerja yang baik atau mempertahankan pekerjaannya. Di sisi lain, di Jepang, bunuh diri sudah menjadi tradisi. Mereka mengenal harakiri, yang biasanya dilakukan jika merasa malu, gagal atau tidak menemukan jalan keluar lain. (Fan/Tyd)

Share.

Tentang Penulis

Lahir di Jakarta dan saat ini sedang bekerja di salah satu media informasi dan tips yaitu MauTips.com sebagai copywriter atau penulis artikel. Sering menghabiskan waktunya dengan membaca buku.

Leave A Reply