Saat Banjir dan Musim Hujan Waspadai Penyakit yang Sering Muncul

0
S MauTips.com, Jakarta. Saat ini situasi hujan dan banjir membuat daya tahan tubuh semakin menurun. Hujan lebat beberapa hari belakangan ini membuat sejumlah wilayah terkena banjir. Hujan lebat, banyaknya genangan air, hawa dingin serta sering melakukan kontak dengan orang atau benda yang terkontaminasi virus membuat banyak orang tertular penyakit tertentu.

Datangnya musim hujan menyebabkan perubahan pada suhu lingkungan. Tidak hanya pada manusia, perubahan suhu juga berdampak pada kehidupan mikroba yang tersebar di lingkungan sekitar. Pada beberapa jenis mikroba, perubahan ini menyediakan kemudahan untuk berkembang biak. Akibatnya, mikroba makin mudah menginfeksi tubuh dan menyebabkan sakit. Ada beberapa penyakit yang patut diwaspadai saat musim hujan.

Berikut adalah lima penyakit yang perlu diwaspadai saat datangnya musim hujan.

Diare
Penyakit yang ditandai buang air besar cair berkali-kali ini disebabkan sekelompok bakteri. Bila mengalami diare, Anda disarankan segera ke dokter dan banyak mengonsumsi cairan.

Tifus
Tifus adalah penyakit yang ditandai demam hingga 39-40 derajat celsius. Penderita demam tifus sebaiknya segera menjalani pengobatan dan menjalani bed rest. Istirahat selama 7-14 hari membantu tubuh lekas pulih.

Leptospirosis
Penyakit ini disebabkan bakteri Leptospira sp yang menyebar lewat urine tikus. Penyakit ini menyebabkan kulit penderita kekuningan dan mukosa mengering. Bila positif leptospirosis, penderita bisa diobati dengan antibiotik.

Penyakit kulit
Hujan dan banjir rentan membawa beberapa bakteri yang menyerang kulit. Serangan bakteri menyebabkan rasa gatal di seluruh tubuh. Penyakit kulit juga bisa disebabkan jamur akibat suhu yang lembab. Untuk mengarasi serangan ini, penderita bisa menggunakan obat kulit hingga antibiotik.

Baca Juga: Tips Awali Perawatan Kulit yang Wajib Dimulai di Usia 20-an

Demam berdarah (DB)
Berbeda dengan penyakit di atas, demam berdarah disebabkan virus dengue yang terdiri atas empat strain. Untuk mengatasi serangan virus dengue, penderita DB harus meningkatkan daya tahan tubuh dengan mengonsumsi asupan bergizi. Virus dengue diketahui dibawa nyamuk Aedes aegypti yang berkembang biak di air jernih tergenang. Air jernih tergenang banyak ditemukan saat musim hujan tiba. (Fan/Tyd)

Share.

Tentang Penulis

Lahir di Jakarta dan saat ini sedang bekerja di salah satu media informasi dan tips yaitu MauTips.com sebagai copywriter atau penulis artikel. Sering menghabiskan waktunya dengan membaca buku.

Leave A Reply