Stres Karena Uang akan Mengganggu Kesehatan Jantung

0
Stres ternyata tidak hanya mengganggu kondisi psikologis. Stres juga berdampak pada fisik seseorang. Kondisi stres bisa mengurangi nutrisi yang ada dalam tubuh. Semakin stres diri kita, semakin sulit mengatasi stres atau masalah penyebab stres. Namun sebetulnya kita bisa melatih pikiran mengatasi stres dengan mengucapkan syukur.

Rasa syukur adalah kekuatan dasyat yang memiliki banyak manfaat dalam kehidupan. Rasa terima kasih membantu kita membangun hubungan yang kuat, koneksi lebih baik dengan masyarakat. Bahkan terbukti juga membangun dampak positif terhadap penghasilan kita.

Orang yang penuh rasa syukur ternyata juga lebih fit secara fisik, memiliki tekanan darah lebih rendah dan menderita lebih sedikit stres. Kunci dari rasa syukur adalah melatihnya seperti melatih otot, semakin kita sering bersyukur.

Semakin kuat rasa itu dan semakin mudah bagi kita untuk konsisten mempraktikkannya. Kondisi stres dapat ditandai dengan beberapa gejala fisik yang berhubungan dengan kekurangan vitamin dan mineral. Berikut tanda yang menyebabkan sedang mengalami stres. Ketika bibir pecah-pecah, itu tandanya kekurangan vitamin B6.

Stres Karena Uang akan Mengganggu Kesehatan Jantung

Vitamin B6 memengaruhi produksi serotonin dan dopamin yang mengatur suasana hati seseorang. Selain itu juga hormon melatonin yang membantu seseorang untuk tertidur lelap. Rahang gigi menggeretak bisa jadi tanda sedang stres. Hal itu terjadi karena kurangnya vitamin B5 yang sering disebut sebagai vitamin antistres. Stres dapat menyebabkan orang yang sedang flu bertambah parah. Dimulai dari pilek, kemudian tenggorokan terasa gatal dan pernapasan terganggu. Stres dan serangan jantung memang sejak lama diketahui saling berkaitan, tetapi belum jelas jenis stres seperti apa yang paling berpengaruh. Ternyata, stres karena persoalan uang yang perlu kita waspadai. Yang paling meningkatkan risiko serangan jantung para wanita tersebut adalah masalah keuangan.

Stres Karena Uang akan Mengganggu Kesehatan Jantung

Terutama pada mereka yang penghasilannya lebih rendah. Selain itu, pengalaman traumatik seperti sakit parah atau kematian pasangan dan anak, juga meningkatkan risiko serangan jantung sampai 65 persen. Seperti halnya pengaruh stres yang berbeda pada pria dan wanita, demikian pula halnya dengan penyakit jantung. Walau pria lebih rentan menderita serangan jantung, tapi pada wanita serangan jantung berdampak lebih fatal.

Baca Juga: Cara Mudah Terlihat Cantik Saat Bangun Tidur

Sekitar 25 persen wanita yang pernah serangan jantung akan meninggal dalam kurun waktu setahun, sementara pada pria angkanya hanya 20 persen. Perawatan di rumah sakit juga akan lebih lama pada wanita yang mengalami serangan jantung.

Share.

Tentang Penulis

Lahir di Jakarta dan saat ini sedang bekerja di salah satu media informasi dan tips yaitu MauTips.com sebagai copywriter atau penulis artikel. Sering menghabiskan waktunya dengan membaca buku.

Leave A Reply