Tips Atur Uang THR Agar Tak Habis di Kampung Halaman

0
T MauTips.com, Jakarta. Tunjangan Hari Raya (THR) sudah cair sementara gajian bulan depan masih lama, harus bagaimana mengatur THR. Disarankan agar segera menganggarkan THR ke beberapa pos kebutuhan hari raya. Pemanfaatan atau penggunaan uang lebaran anak-anak dapat menggunakan prinsip 3S, yaitu di bagi dalam 3 pos: Sosial, Saving dan Shopping.

Pertama langsung alokasikan ke pos pengeluaran hari raya, maka penggunaan itu lebih terencana. THR ini kan untuk mendanai pengeluaran yang besar yang tidak biasa kita lalukan setiap bulan sehingga dia tidak bisa dibiayai gaji rutin. Nah secara sosiologis itu identiknya dengan peta ingin menikmati. Segala sesuatunya langsung belanja. Beberapa pos pengeluaran yang normal untuk dikeluarkan sesuai budget diantaranya yaitu pengeluaran zakat infak sedekah yaitu 20%.

Kemudian kebutuhan makanan dan minuman lebaran 20%, baju lebaran 20%, transportasi dan mudik 20%. Sementara itu ada sisa 20% dari pengeluaran THR nilai itu sebaiknya dipotong diawal sebagai langkah antisipasi mengamankan sisa THR agar bisa disimpan atau ditabung.

Pulang kampung menjadi pilihan banyak orang sebagai salah satu cara untuk merayakan hari raya Lebaran. Namun biasanya setelah pulang kampung tabungan kerap kali menipis, meskipun sudah dapat Tunjangan Hari Raya (THR) dari kantor. Yang membuat pengeluaran berlebihan adalah tradisi bagi bagi THR ke sanak saudara.

Sebenarnya kebiasaan tersebut bukan sebuah kewajiban, baiknya tradisi bagi bagi THR dianggarkan dari anggaran zakat dan sedekah yaitu 20% dari total THR. Jika kita ingin memberikan uang THR pada sanak saudara baiknya sesuai budget. Yang paling penting bukan nilai yang dibagi namun makna silaturahmi saat kumpul bersama saat Lebaran.

Baca Juga: Jika Mendidik Terlalu Keras Malah Akan Gagal ‘Mencetak’ Anak Sukses

Baiknya post- pos pengeluaran yang penting membuat perencanaan dengan anggaran. Karena ini hari raya ada kebutuhan untuk membayar zakat fitrah profesi dan mal beda- beda sumber subjek zakatnya ada zakat profesi, zakat mal sesuai jumlah asetnya. (Fan/Tyd)

Share.

Tentang Penulis

Lahir di Jakarta dan saat ini sedang bekerja di salah satu media informasi dan tips yaitu MauTips.com sebagai copywriter atau penulis artikel. Sering menghabiskan waktunya dengan membaca buku.

Leave A Reply