Alasan Mengapa Perempuan Menyukai ‘Bad Boy’

0
A MauTips.com, Jakarta. Umumnya diceritakan ada perempuan yang jatuh cinta padanya kendati selalu ada laki-laki lain yang sopan dan berpenampilan lebih rapi tapi justru diabaikan.

Laki-laki dengan tampilan urakan atau punya sikap pemberontak dan cenderung ‘nakal’ alias biasa disebut ‘bad boy’ dalam film atau serial televisi, kerap ditampilkan dengan sosok tampan lagi menarik. Rupanya, kondisi tersebut tak hanya sebatas fiksi belaka. Pada kenyataannya, sebagian perempuan justru terlibat urusan hati dengan orang yang bisa saja menjerumuskan mereka pada masalah.

Ada beberapa alasan ilmiah di balik fenomena perempuan yang menyukai sang ‘bad boy’.

Percaya diri
Laki-laki jelas tidak terlihat memikat saat mereka tidak memiliki kepercayaan diri tinggi. Poin menarik dari seorang ‘bad boy’ adalah rasa percaya diri mereka. Perempuan melihat rasa percaya diri ini memenuhi sikap maupun pilihan aktivitas, kendaraan yang dikendarai, makanan yang dikonsumsi dan hal-hal lain.

Ovulasi
Sebagian perempuan menyukai ‘bad boy’? Tampaknya ini memang sudah hukum alam. Sebuah riset menemukan proses ovulasi mempengaruhi perempuan dalam melihat laki-laki. Ovulasi merupakan proses pelepasan sel telur yang matang dari ovarium ke tuba falopi untuk dibuahi.

Petualang
Karakteristik khas dari ‘bad boy’ adalah berjiwa petualang. Bukan berarti bersama mereka Anda bakal diajak ke hutan, naik gunung atau, hiking. Laki-laki berjiwa petualang jelas mau mencoba hal baru yang mana ini bakal sangat menarik dan menyenangkan buat kaum hawa.

Rasa aman
Tak bisa dimungkiri, salah satu kriteria pasangan ideal adalah dia bisa memberikan rasa aman. Perempuan kerap melihat ‘bad boy’ sebagai laki-laki kuat dan memiliki perawakan fisik bagus. Kedua faktor ini pun secara tidak langsung memberikan kesan rasa aman dan memberikan mereka perlindungan dari tindak kriminal.

Menarik bukan baik hati
Ada anggapan laki-laki baik itu membosankan dan tidak menarik. Ini yang membuat perempuan kerap menjatuhkan pilihan pada laki-laki menarik yang jadi ‘fitur’ seorang ‘bad boy’.

Baca Juga: Kenali Tanda Kerja Kerasmu Tak Diapresiasi, Saatnya Pindah!

Lebih bebas
Bersama ‘bad boy’, perempuan bakal merasa bisa lebih bebas atau bahkan jadi ‘bad girl’. Robyn Mckay, seorang psikolog dan penulis ‘Smart Girls in the 21st Century’ mengatakan perempuan memiliki beragam karakteristik seperti sifat pemberontak. (Fan/Tyd)

Share.

Tentang Penulis

Lahir di Jakarta dan saat ini sedang bekerja di salah satu media informasi dan tips yaitu MauTips.com sebagai copywriter atau penulis artikel. Sering menghabiskan waktunya dengan membaca buku.

Leave A Reply