Benarkah Perempuan Haid Dilarang Masuk Masjid?

0
B MauTips.com, Jakarta. Hingga saat ini banyak wanita haid bingung soal boleh tidaknya masuk masjid. Di satu sisi ingin mengikuti pengajian, di sisi lain beredar pandangan bahwa wanita haid dilarang masuk masjid takut darahnya keluar sehingga bisa mengotori masjid.

Kali ini, dijelaskan apa landasan hukum Islam yang melarang perempuan yang sedang haid untuk masuk masjid atau membaca Alquran. Imam Nawawi dalam kitab Al- Majmu’ menjelaskan bahwa dalil mazhab inilah yang paling baik, karena hukum asalnya tidak ada pengharaman dan mereka yang mengharamkan tidak mempunyai dalil yang sahih dan tegas melarang hal itu. Dalam sebuah hadits shahih Muslim disebutkan bahwa Nabi Saw. berkata pada ‘Aisyah, “Berikan padaku sajadah kecil di masjid.” Lalu ‘Aisyah berkata, “Saya sedang haid.” Lantas Rasul Saw.bersabda, “Sesungguhnya haidmu itu bukan karena sebabmu.”

Hal ini menunjukkan bahwa boleh saja bagi wanita haid untuk memasuki masjid jika ada hajat dan tidak sampai mengotori masjid. Demikian dua syarat yang mesti dipenuhi bagi wanita haid yang ingin masuk masjid.

Selain itu, disebutkan bahwa pada masa Nabi Saw. ada seorang wanita berkulit hitam yang tinggal di masjid. Sementara, tidak terdapat keterangan bahwa Nabi Saw memerintahkan wanita ini untuk meninggalkan masjid ketika masa haidnya tiba. Terakhir, ketika melaksanakan haji, Aisyah mengalami haid.

Kemudian, Nabi Saw memerintahkan beliau untuk melakukan kegiatan apa pun, sebagaimana yang dilakukan jamaah haji, selain tawaf di Ka’bah. Hal ini menunjukkan bahwa Nabi Saw hanya melarang Aisyah untuk tawaf di Ka’bah dan tidak melarang Aisyah untuk masuk masjid. Riwayat ini disebutkan dalam Shahih Bukhari.

Syekh Yusuf Al Qaradhawi (ulama kontemporer) sendiri berpendapat membolehkan wanita haid masuk masjid sebagai sebuah bentuk kemudahan. Kesimpulannya, meski wanita haid diperbolehkan masuk masjid, tapi sebaiknya memang dihindari. Ini sebagai sikap kehati-hatian saja. Dikhawatirkan darah haidnya tak bisa dibendung sehingga dapat mengotori masjid.

Baca Juga: Dampak Buruk Minum Minuman Manis pada Saat Sahur

Namun, kalaupun harus memasuki masjid karena adanya hajat seperti mengikuti taklim (pengajian) yang sering diikutinya dan kebutuhan lainnya yang tak bisa ditinggalkan, maka harap menjaga dengan baik agar darah haidnya tidak merembes keluar sehingga bisa mengotori masjid. (Fan/Tyd)

Share.

Tentang Penulis

Lahir di Jakarta dan saat ini sedang bekerja di salah satu media informasi dan tips yaitu MauTips.com sebagai copywriter atau penulis artikel. Sering menghabiskan waktunya dengan membaca buku.

Leave A Reply