Dampak Bahaya Pernikahan Dini Bagi Kejiwaan Anak

0
D MauTips.com, Jakarta. Menikah kerap dipandang sebagai jalan keluar untuk mengatasi kemiskinan bagi sebagian kecil masyarakat Indonesia. Di beberapa daerah di Indonesia masih marak terjadi pernikahan anak di bawah usia 15 tahun. Anak-anak di bawah umur secara psikis belum siap menikah, karenanya undang-undang menetapkan batas usia pernikahan.

Pernikahan dini yang terjadi pada dua orang muda mudi yang masih duduk di bangku sekolah menengah pertama, membuat geger banyak orang. Tak hanya itu, orang tua dari pasangan tersebut juga kabarnya menyetujui pernikahan dini yang berlangsung di kota Bantaeng, Sulawesi Selatan. Pihak KUA telah menolak menikahkan mereka karena bertentangan dengan undang-undang yang berlaku, terkait usia keduanya yang masih belia, yakni 15 dan 14 tahun. Dampak psikis yang dirasakan bisa mengganggu studi dari keduanya. Tentu, ini menganggu kelancaran masa depannya juga.

Selain itu, anak SMP cenderung belum memahami peran dan kewajiban suami istri yang layak ada di perkawinan. Pernikahan dini menyebabkan potensial masalah. Peranan suami istri belum dipahami, sehingga ini lebih hanya ke arah melegalkan hubungan seks aja. Dengan minimnya pengetahuan mengenai peran suami istri, bisa berdampak ke arah konflik yang muncul secara beragam.

Nantinya, konflik ini bisa semakin memberatkan situasi perkawinan yang dibentuk terlalu dini. Paling mudah terjadi perceraian. Stres berkepanjangan, lalu jika tekanannya terjadi selama enam bulan, maka bisa memicu depresi. Ini tentu bisa membuat fungsi kematangan dan aktivitas menurun. Bukan saja dari sisi psikologis dan emosional yang belum matang untuk menjadi seorang ibu.

Bukan sisi psikologis dan emosional yang belum matang untuk menjadi seorang ibu, rupanya tumbuh kembang fisik anak perempuan pun mengalami gangguan. Makanya kalau pernikahan dini dia hamil di usia remaja, tinggi badannya dan panggulnya belum optimal untuk mampu mengandung bayi selama masa kehamilan.

Baca Juga: Cara Efektif dan Sederhana Turunkan Kadar Gula Darah

Hal tersebut bisa memicu komplikasi saat kehamilan dan persalinan. Risiko operasi caesar jadi begitu tinggi dan tentu kondisi kesehatan ibu dan bayi jadi taruhannya. Patokan normal usia remaja putri untuk siap untuk hamil minimal berusia 18 tahun. Tapi kalau secara fisik, minimal umur 20 tahun. (Fan/Tyd)

Share.

Tentang Penulis

Lahir di Jakarta dan saat ini sedang bekerja di salah satu media informasi dan tips yaitu MauTips.com sebagai copywriter atau penulis artikel. Sering menghabiskan waktunya dengan membaca buku.

Leave A Reply