Guinness Kaleng, Minuman Penghangat Tubuh di Musim Hujan

0
G MauTips.com, Jakarta. Saat ini, ketika masuk musim hujan keadaan udara pastinya ikut berubah dari panas menjadi dingin. Minuman hangat memang teman yang sangat tepat di tengah-tengah curahan air hujan yang deras, seolah menjadi sebuah kenikmatan yang hakiki.

Biasanya, di saat cuaca dingin membuat orang menjadi malas untuk beraktivitas. Mendekap bantal guling di balik selimut rasanya sulit untuk ditinggalkan. Di tengah cuaca yang terasa dingin, rasanya ingin menikmati yang hangat-hangat. Hangatnya bisa membantu tubuh melawan hawa dingin. Saat musim hujan, cuaca dingin dapat membuat tubuh dengan mudah dihinggapi penyakit demam dan flu. Cuaca dingin pun membuat orang menjadi lebih malas minum sebab tak ada rasa dahaga. Padahal di saat cuaca sedang dingin, tubuh memerlukan lebih banyak energi untuk mempertahankan kesehatan dan suhu hangat tubuh. salah satu caranya adalah dengan minum minuman hangat.

Sebenarnya ada banyak pilihan minuman hangat yang baik bagi kesehatan tubuh serta untuk menjaga kehangatannya di cuaca yang dingin. Salah satunya adalah Guinness kaleng. Guinness adalah bir jenis Irish Stout atau Dry stout. Berwarna gelap, dan memiliki rasa yang mirip seperti kopi. Guinness terbuat dari air, malt, barley, hops dan ragi. Barley dipanggang untuk memberikan Guinness tampilan warna gelap dan aroma khas.

Bila dilihat lebih dekat, tampilan Guinness terlihat memiliki warna merah rubi gelap, bukan hitam. Buih kental bir Guinness tercipta karena percampuran bir dengan nitrogen dalam proses penuangan. Sejak 1932, Guinness memiliki kantor pusat di London dan kemudian bergabung dengan perusahaan multinasional Diageo. Sejarah Guinness tidak bisa lepas dari sosok Arthur Guinness. Arthur Guinness merupakan putra dari Richard dan Elizabeth Guinness yang lahir di Celbrigde, County Kildare, Irlandia pada tahun 1725.

Bir Guinness terdiri dari 4 bahan baku utama yaitu, barley yang memiliki kadar malt tinggi, kuntum bunga hops betina, air dan ragi. Proses pembuatannya memerlukan 7 tahapan. Tahap pertama adalah penggilingan. Barley dengan kadar malt tinggi dimasukkan ke dalam rumah penggiling Guinness, dimana butiran barley dihancurkan, untuk mengeluarkan tepung dan serat yang terdapat didalamnya.

Tahap kedua adalah penggerusan, disini grist dicampur dengan air panas dan kemudian disaring dengan menggunakan penggerus baja. Tahap ketiga adalah pemisahan. Hasil gerusan akan dimasukkan ke gentong pencampur. Gentong pencampur di sini berfungsi seperti saringan raksasa untuk mengekstraksi gula dan air dan menyisakan bulir barley. Cairan ini disebut sebagai wort.

Tahap keempat adalah pendidihan. Di tahap ini kuntum bunga Hops ditambahkan ke dalam wort yang dididihkan. Tahap kelima adalah fermentasi. Setelah wort didiamkan dan dialirkan ke pendingin, ragi Arthur yang terkenal mulai beraksi.

Baca Juga: Ini Manfaat Pepaya untuk Bayi, Tingkatkan Imun dan Cegah Kanker

Proses peragian ini disebut dengan fermentasi. Tahap keenam adalah penyempurnaan. Setelah ragi mengubah gula menjadi alkohol dan gas karbondioksida, ramuan didiamkan untuk proses penyempurnaan. Tahap ketujuh adalah pengemasan. (Fan/Tyd)

Share.

Tentang Penulis

Lahir di Jakarta dan saat ini sedang bekerja di salah satu media informasi dan tips yaitu MauTips.com sebagai copywriter atau penulis artikel. Sering menghabiskan waktunya dengan membaca buku.

Leave A Reply