Ini Alasan Anak Lebih Sering Digigit Nyamuk Ketimbang Orang Dewasa

0
I MauTips.com, Jakarta. Di akhir bulan ini atau sebentar lagi akan masuk musim hujan. Beberapa hal harus kita antisipasi, salah satunya gigitan nyamuk yang bisa membawa virus pada anak. Mungkin dari kita bertanya-tanya kenapa anak-anak lebih sering digigit nyamuk ketimbang orang dewasa? Ternyata ada alasan ilmiah menurut pakar kesehatan.

Berikut beberapa alasan anak lebih sering digigit nyamuk ketimbang orang dewasa.

Sering Bermain Keluar Rumah
Ketika beraktivitas di luar ruangan atau keluar dalam keadaan panas, suhu tubuh anak naik dan melepaskan asam laktat melalui keringat. Nyamuk betina tertarik dengan tubuh yang lebih hangat dan bau asam laktat. Sehingga anak lebih mungkin digigit setelah pertandingan sepak bola atau setelah bermain di taman.

Memiliki Golongan Darah O
Para ilmuwan memaparkan menemukan nyamuk cenderung mendarat di orang yang bergolongan darah tipe O daripada pada tipe A, B, atau AB. Namun, sementara itu butuh lebih banyak penelitian harus dilakukan untuk membuktikan hubungan yang kuat antara golongan darah dan nyamuk. Tetapi jika anak-anak bertipe O, orang tua harus sedikit lebih rajin dalam mengoleskan krim anti nyamuk selama musim hujan.

Sering Mengenakan Baju Warna Gelap
Seorang entomolog menjelaskan bahwa pada sore hari, nyamuk berburu dengan penglihatan dan nyamuk mencari orang-orang yang mengenakan warna gelap. Memakaikan anak-anak dengan pakaian berwarna yang lebih pucat dapat mencegah mereka dari gigitan nyamuk.

Terlalu Energik
Ketika kita menghembuskan napas, secara alami mengeluarkan karbon dioksida, bau yang juga memberi isyarat kepada nyamuk bahwa itu adalah makanan mereka. Nyamuk dapat mencium bau karbon dioksida dari jarak 50 meter. Bayangkan jika anak-anak terlalu energik, lari sana-sini, kombinasi keringat, panas tubuh, dan terengah-engah bisa menjadi daya tarik nyamuk untuk menggigit anak.

Baca Juga: Tips Sederhana Menahan Rasa Lapar

Memiliki Bau Kaki yang Kurang Sedap
Penelitian menunjukkan bahwa nyamuk tertarik pada sumber bakteri di tubuh, dan kaki adalah sumber bakteri. Menurut American Mosquito Control Association, nyamuk menyukai keju Limburger, yang aromanya agak menyengat mirip dengan bau kaki. (Fan/Tyd)

Share.

Tentang Penulis

Lahir di Jakarta dan saat ini sedang bekerja di salah satu media informasi dan tips yaitu MauTips.com sebagai copywriter atau penulis artikel. Sering menghabiskan waktunya dengan membaca buku.

Leave A Reply