Ini Alasan Menyusui dan Hamil Bisa Turunkan Risiko Kanker Payudara

0
I MauTips.com, Jakarta. Diduga sebagian besar kasus kanker payudara berkaitan erat dengan hormonal. Setiap kali wanita hamil kadar hormon estrogennya memang tinggi. Tapi, tingginya kadar hormon estrogen ini tidak memapar payudara, tapi rahim. Hamil dan menyusui, dua hal berkesinambungan yang umum dialami seorang ibu.

Nah, hamil dan menyusui punya kaitan dengan risiko kanker payudara. Hamil dan menyusui bisa membantu menurunkan risiko wanita kena kanker payudara. Jadi setiap wanita hamil ternyata hormon estrogen yang ada di payudara dipinjam oleh rahim supaya elastis menyesuaikan ukuran dengan janin. Ini suatu mekanisme kebaikan Tuhan. Hamil jadi diskon dari Tuhan untuk payudara istirahat dari paparan hormon estrogen.

Resiko wanita kena kanker payudara lebih rendah bila mereka menyusui. Kenapa? Saat wanita menyusui payudara istirahat dari paparan hormon estrogen karena payudara dibanjiri hormon prolaktin saat bayi menyusu.

Ada sistem hipotalamus, hipofisis, sentral hormonal wanita untuk hasilkan hormon prolaktin. Prolaktin akan banyak di payudara supaya ASI banyak. Nah, prolaktin yang banyak ini musuhnya estrogen. Estrogen diusir, kadarnya di payudara pun rendah.

Karena rendah, dianggap selama wanita menyusui payudara istirahat dari paparan estrogen. Lalu, bisakah ibu yang menyusui kena kanker payudara? Dalam kasus seperti itu bisa aja kanker payudara terjadi sebelum si wanita menyusui. Jadi saat dia hamil misalnya atau baru melahirkan sudah ada kanker payudaranya.

Baca Juga: Ini Manfaatnya Makan Telur Setiap Hari

Secara teoritis umumnya apabila wanita kena kanker payudara saat hamil atau menyusui umumnya jauh lebih nggak bagus karena hormonalnya. Sehingga sebagian besar kanker payudaranya pun kanker yang hormon positif. (Fan/Tyd)

Share.

Tentang Penulis

Lahir di Jakarta dan saat ini sedang bekerja di salah satu media informasi dan tips yaitu MauTips.com sebagai copywriter atau penulis artikel. Sering menghabiskan waktunya dengan membaca buku.

Leave A Reply