Inilah 5 Tradisi Paskah di Indonesia

0
I MauTips.com, Jakarta. Paskah merupakan salah satu perayaan besar yang dirayakan oleh umat Katholik dan Protestan. Setiap gereja meperingati Hari Raya Paskah dengan mengadakan berbagai kegiatan. Beberapa kegiatan bahkan telah dilangsungkan sebagai agenda rutin dan dianggap sebagai sebuah tradisi. Salah satunya kegiatan tersebut adalah kegiatan kreasi salib. Kreasi salib adalah kegiatan membuat replika Salib Tuhan Yesus untuk ditempatkan di area lingkungan gereja. Hari Raya Paskah bakal dirayakan oleh umat Kristiani pada 1 April 2018.

Menjelang perayaannya, sejumlah daerah di Indonesia menggelar beragam prosesi unik sebagai lambang tradisi yang sudah turun temurun.

Semana Santa di Flores Timur
Kota Larantuka di Flores Timur akan menjadi pusat perayaan Semana Santa menjelang Hari Raya Paskah. Semana Santa ialah Pekan Suci yang dimulai sejak Kamis (Kamis Putih) sampai Minggu (Minggu Paskah). Prosesi puncaknya dirayakan pada Jumat (Jumat Agung).

Kure di Nusa Tenggara Timur
Kure berasal dari bahasa Latin yang berarti berdoa sambil mengunjungi keluarga. Dalam prosesi kure, warga akan membersihkan patung Yesus dan patung Maria yang biasanya dipajang di dalam gereja. Pengunjung juga akan membawa persembahan berupa makanan dan minuman yang bakal dinikmati bersama.

Memento Mori di Kalimantan Tengah
Sama seperti Hari Raya Lebaran, ziarah ke makam kerabat juga menjadi tradisi Paskah di Kalimantan Tengah. Tradisi ini disebut dengan Memento Mori, yang bahasa Latin-nya berarti ‘ingatlah akan kematian’. Keluarga berkumpul di makam sejak Sabtu (Sabtu Suci) hingga Minggu dini hari. Di pagi harinya mereka lalu mengunjungi gereja untuk kebaktian.

Jalan Salib di Wonogiri
Prosesi Jalan Salib banyak dilakukan negara lain saat Paskah. Di Indonesia, prosesi ini terbilang lebih epik, karena dilakukan di Gunung Gandul. Dalam prosesi ini, ada aksi teatrikal pembawaan lambang salib besar yang diarak oleh ribuan umat dengan mulut penuh doa.

Baca Juga: Ternyata Nonton Pertunjukan Musik Reguler Bisa Perpanjang Usia

Ziarah Gua Maria Sendangsono di Kulon Progo
Menjelang Paskah setiap tahunnya, Gua Maria di Kulon Progo ramai didatangi oleh peziarah. Tak ada tradisi khusus, karena yang datang akan membawa lilin dan bunga untuk berdoa. Semakin dekat dengan Minggu Paskah, pengunjung yang datang lebih ramai sehingga pemandangan di sekitar gua jadi lebih indah dengan rangkaian lilin dan bunga yang dipajang. (Fan/Tyd)

Share.

Tentang Penulis

Lahir di Jakarta dan saat ini sedang bekerja di salah satu media informasi dan tips yaitu MauTips.com sebagai copywriter atau penulis artikel. Sering menghabiskan waktunya dengan membaca buku.

Leave A Reply