Jika Mendidik Terlalu Keras Malah Akan Gagal ‘Mencetak’ Anak Sukses

0
J MauTips.com, Jakarta. Ketika anak melakukan suatu kesalahan, baiknya jangan langsung memarahi anak. Memang menyebalkan dan kadang bikin emosi. Tapi ada baiknya kita dengarkan anak dulu. Dibanding langsung menghakimi anak, disarankan lebih baik terapkan mindful parenting ke anak dengan mendengarkan anak sepenuh hati dan bicara penuh empati.

Kemudian, nggak menghakimi, berusaha mengendalikan emosi diri, adil dan bijak serta lebih welas asih. Orang tua mana yang nggak mau anaknya sukses di masa depan. Beberapa orang tua mungkin berpikir cara mendidik yang keras bisa membuat anak disiplin sehingga kelak akan menjadi orang sukses. Tapi ternyata bersikap terlalu keras pada anak justru bikin anak tertekan. Nah, kalau anak tertekan dan cemas, tujuan yang ingin dicapai malah nggak bisa diraih. Orang tua, terutama dari kelas ekonomi menengah, memandang anak-anak mereka sebagai wujud yang dapat mereka bentuk ke dalam gambar tertentu.

Dalam beberapa dekade terakhir juga muncul istilah gaya pengasuhan. Sains menunjukkan menjadi pengasuh manusia lebih banyak tentang menyediakan ruang terlindung di mana hal-hal tak terduga dapat terjadi, daripada membentuk anak menjadi orang dewasa yang diinginkan. Orang tua perlu menyingkirkan cara-cara lama.

Cara-cara lama yang dimaksud adalah dengan bersikap terlaku keras pada anak. Memang seharusnya orang tua mengarahkan anak. Nah, dalam mengarahkan anak ini bukan dengan membatasi ruang gerak anak melalui ‘lorong’ yang tercipta versi orang tua. Dengan begini, kualitas hubungan orang tua dan anak akan lebih baik.

Karena akan tercipta dialog dengan anak dan kita terbiasa mendengarkan anak serta anak terbiasa menyampaikan argumennya. Dengan menerapkan mindful parenting waktu yang dimiliki dengan anak juga berkualitas meskipun kadang kuantitas alias dilihat dari segi durasinya nggak terlalu banyak.

Baca Juga: Cara Menggunakan GPS dengan Tepat Saat Berkendara

Sebisa mungkin, miliki waktu bersama anak yang banyak dari segi kuantitas tapi baik juga dari sisi kualitas. Kalau waktu yang dimiliki sedikit, usahakan ciptakan waktu tersebut berkualitas. Soal ketika anak melakukan kesalahan, memang baiknya orang tua nggak langsung marah-marah. (Fan/Tyd)

Share.

Tentang Penulis

Lahir di Jakarta dan saat ini sedang bekerja di salah satu media informasi dan tips yaitu MauTips.com sebagai copywriter atau penulis artikel. Sering menghabiskan waktunya dengan membaca buku.

Leave A Reply