Kenali Faktor yang Mempercepat Proses Penuaan

0
K MauTips.com, Jakarta. Seiring bertambahnya usia, seseorang pasti mengalami penuaan. Penuaan adalah proses alami yang tak dapat dihindari. Namun, proses penuaan bisa diperlambat atau dipercepat tergantung gaya hidup seseorang. Tubuh akan mengalami proses penuaan yang dimulai ketika seseorang memasuki usia 30 tahun. Dalam prosesnya, penuaan yang dialami masing-masing orang tidak sama.

Berikut berbagai faktor yang bisa mempercepat penuaan seseorang.

Kesehatan mental
Sering stres, depresi, merasa cemas, hingga perasaan sedih terus menerus dapat mempercepat penuaan. Stres dapat melemahkan kesehatan mental dan emosional seseorang, begitu pula dengan kesehatan fisik. Seperti pepatah mengatakan, tidak ada kesehatan fisik tanpa kesehatan mental.

Pola makan
Kebiasaan makan yang tidak sehat bisa meningkatkan oksidatif dalam tubuh karena radikal bebas. Pola makan yang tidak sehat bisa merusak kulit, meningkatkan kerutan di wajah, hingga kanker. Untuk itu, banyak makan sayur dan buah-buahan yang kaya antioksidan dapat memperlambat proses penuaan dan menjadikan wajah terlihat lebih awet muda.

Pola tidur
Siapa sangka, pola tidur yang tidak teratur juga mempercepat proses penuaan. Sejumlah penelitian mengungkapkan, tidur malam hati yang baik setidaknya selama 6-8 jam per hari. Kurang tidur, bisa memunculkan lingkaran hitam di bawah mata dan mengganggu kesehatan secara menyeluruh.

Merokok dan Alkohol
Merokok dan alkohol sudah jelas dapat mempercepat proses penuaan seseorang sebelum waktunya. Konsumsi keduanya dapat meningkatkan radikal bebas yang merusak tubuh. Merokok dan minum alkohol dapat membuat kulit lebih cepat keriput, kulit kehilangan elastisitasnya, dan kendur.

Ada yang berjalan lebih lambat, dan ada yang mengalami penuaan diri. Faktor penyebabnya ialah gaya hidup yang dijalani setiap hari, genetik, dan kondisi lingkungan.

Baca Juga: Ini Pentingnya Jaga Kesehatan Tulang Mulai Usia 30, Jangan Anggap Remeh

Untuk mencegah atau mengurangi penyakit kronis akibat radikal bebas, Anda perlu antioksidan. Rutin mengonsumsi makanan kaya antioksidan dapat mengurangi risiko terkena dampak buruk radikal bebas. Salah satunya didapat dari ekstrak zaitun. (Fan/Tyd)

Share.

Tentang Penulis

Lahir di Jakarta dan saat ini sedang bekerja di salah satu media informasi dan tips yaitu MauTips.com sebagai copywriter atau penulis artikel. Sering menghabiskan waktunya dengan membaca buku.

Leave A Reply