Kenali Penyebab Terjadinya Kekerasan Dalam Rumah Tangga

0
K MauTips.com, Jakarta. Kekerasan dalam rumah tangga (disingkat KDRT) adalah tindakan yang dilakukan di dalam rumah tangga baik oleh suami, istri, maupun anak yang berdampak buruk terhadap keutuhan fisik, psikis, dan keharmonisan hubungan.

Yang merupakan lingkup tindakan KDRT adalah perbuatan terhadap seseorang terutama perempuan, yang berakibat timbulnya kesengsaraan atau penderitaan secara fisik, seksual, psikologis, dan atau penelantaran rumah tangga termasuk ancaman untuk melakukan perbuatan, pemaksaan, atau perampasan kemerdekaan secara melawan hukum dalam lingkup rumah tangga. Sebagian besar korban KDRT adalah kaum perempuan (istri) dan pelakunya adalah suami, walaupun ada juga korban justru sebaliknya, atau orang-orang yang tersubordinasi di dalam rumah tangga itu.

Pelaku atau korban KDRT adalah orang yang mempunyai hubungan darah, perkawinan, persusuan, pengasuhan, perwalian dengan suami, dan anak bahkan pembatu rumah tangga yang tinggal dalam sebuah rumah tangga.

Tidak semua tindakan KDRT dapat ditangani secara tuntas karena korban sering menutup-nutupi dengan alasan ikatan struktur budaya, agama, dan belum dipahaminya sistem hukum yang berlaku. Padahal perlindungan oleh negara dan masyarakat bertujuan untuk memberi rasa aman terhadap korban serta menindak pelakunya.

Kekerasan Dalam Rumah Tangga (KDRT) nggak bisa ditoleransi. Jika memang sudah kelihatan masalah personality dari awal pernikahan dan itu terus berulang, maka perlu bantuan profesional seperti psikolog untuk mengatasi masalah personality pasangan. Tapi, jika masalahnya ada di kultur, maka harus ada perubahan mindset atau pola pikir.

Berikut beberapa penyebab Kekerasan dalam rumah tangga (disingkat KDRT).

· Laki-laki dan perempuan tidak dalam posisi yang setara
· Masyarakat menganggap laki-laki dengan menanamkan anggapan bahwa laki-laki harus kuat, berani serta tanpa ampun
· KDRT dianggap bukan sebagai permasalahan sosial, tetapi persoalan pribadi terhadap relasi suami istri
· Pemahaman keliru terhadap ajaran agama, sehingga timbul anggapan bahwa laki-laki boleh menguasai perempuan

Baca Juga: Ini Alasan Anak Lebih Sering Digigit Nyamuk Ketimbang Orang Dewasa

Tidak ada yang namanya kebahagiaan kalau kita disakiti terus menerus oleh pasangan dalam suatu pernikahan. Karena itu, bila dirasa gejala KDRT sudah terlalu parah dan berulang, lebih baik konsultasikan ke ahlinya atau libatkan pihak berwajib. (Fan/Tyd)

Share.

Tentang Penulis

Lahir di Jakarta dan saat ini sedang bekerja di salah satu media informasi dan tips yaitu MauTips.com sebagai copywriter atau penulis artikel. Sering menghabiskan waktunya dengan membaca buku.

Leave A Reply