Risiko Memberi Makan Bayi di Bawah Usia 6 Bulan

0
R MauTips.com, Jakarta. Bayi yang berusia 6 bulan dianggap sudah bisa mengonsumsi makanan pendamping ASI (MPASI) karena beberapa refleks bayi sudah lebih terorganisir dibandingkan bulan-bulan awal kelahirannya.

Waktu ini adalah saat yang tepat bagi orang tua untuk memulai jadwal makan bayi 6 bulan. Namun jangan sekali-kali memberikan makanan selain ASI pada anak di bawah usia 6 bulan. Early weaning atau menyuapi makanan sebelum bayi berusia di atas 6 bulan hanya boleh dilakukan ketika anak mengalami masalah misalnya kesulitan menaikkan berat badan atau anak yang sering infeksi. Enam bulan bisa dibilang semua anak sudah matur sistem cernanya, 4 bulan bisa dibilang sebagian besar anak sudah matur sistem cernanya. Berikut adalah bahayanya bila makanan diberikan terlalu dini atau tidak bertahap pada anak.

Menyebabkan Perut kembung
Jaringan enzim pencerna yang belum terbentuk belum sempurna membuat pencernaan belum bisa mencerna makanan dengan baik. Makanan akan mengalami proses penghancuran yang lambat dan membuat perut kembung pada bayi dan nyeri.

Menyebabkan bayi diare
Makanan yang telah masuk pada pencernaan rentan terkontiminasi dengan berbagai bakteri dan kuman yang mudah masuk lewat peralataan makanan yang tidak steril. Hal ini bisa juga terjadi lewat mulut melalui udara dan menyebabkan keluhan kesehatan misalnya penyebab diare pada bayi.

Menyebabkan masuk angin
Kondisi usus yang belum sempurna dapt menyebabkan pencernaan mengalami keterlambatan mencerna. Akibatnya tubuh akan masuk angin yang diawali bayi menangis terus menerus dan menjadi rewel karena merasa tubuhnya tidak nyaman.

Menyebabkan Demam
Bayi bisa menderita demam ketika usus tidak mampu mengeluarkan zat yang dapat melindungi dinding ususnya yaitu zat protein immunoglobulin. Sari makanan yang tidak tercerna dengan sempurna akan mempengaruhi kesehatan dinding ususnya. Dinding usus yang luka menyebabkan rasa nyeri dan mual.

Baca Juga: Tips Lawan Penyakit Dengan Perkuat Kekebalan Tubuh, Saat Cuaca Buruk

Menyebabkan bayi sulit tidur
Bayi akan mengalami kesulitan tidur dan akhirnya akan mengganggu pola tidur bayi yang sehat. Bayi akan terus rewel serta sering menangis jika kondisi ususnya terluka, mengalami perut kembung, diare, masuk angin, sembelit, dan alergi. (Fan/Tyd)

Share.

Tentang Penulis

Lahir di Jakarta dan saat ini sedang bekerja di salah satu media informasi dan tips yaitu MauTips.com sebagai copywriter atau penulis artikel. Sering menghabiskan waktunya dengan membaca buku.

Leave A Reply