Ternyata Mitos Sering Menggendong Bayi Membuat Manja

0
T MauTips.com, Jakarta. Selama ini para orang tua mungkin tidak asing dengan adanya anggapan bahwa sering menggendong bayi dapat menjadikannya manja. Menurut para ahli perkembangan anak, asumsi tersebut tidak benar dan hanya mitos belaka. Orang tua boleh menggendong atau memeluk bayi sesering mungkin. Bayi membutuhkan perhatian melalui sentuhan langsung, sebagaimana kebutuhan dasar lain untuk dapat berkembang dengan baik.

Memberikan Rasa Aman, otak bayi tidak sama dengan orang dewasa maupun anak-anak yang sudah lebih besar sehingga mustahil untuk memanjakannya. Bayi baru lahir akan sering menangis. Hal itu merupakan cara bayi untuk memberi tahu bahwa dia merasa lapar, kesepian, lelah, tidak nyaman atau lainnya. Mulai Membatasi Setelah Usia Enam Bulan, bayi akan menangis saat menginginkan atau membutuhkan sesuatu, tapi mereka belum memahami konsep memanipulasi.

Biasanya setelah usia enam bulan, bayi baru mulai bisa memahami lingkungan di sekitarnya. Bagian otak yang mengatur kebiasaan baru mulai tersambung pada masa-masa usia tersebut. Saat inilah orang tua baru bisa mulai membatasi. Namun seorang ahli menyebutkan, bayi baru bisa memperlihatkan bahwa dia menginginkan sesuatu dengan cara menangis setelah berusia sembilan bulan.

Baca Juga: Daftar Obat Batuk Untuk Bayi Yang Aman Dikonsumsi Si Kecil

Pada masa inilah, orang tua harus bisa mulai memilah reaksi terhadap tangisan bayi. Jangan memercayai mitos begitu saja, apalagi jika ternyata hal itu dapat mengganggu tumbuh kembang bayi. Jadi nikmatilah saat-saat menggendong bayi sesering mungkin bulan-bulan pertama usianya tanpa perlu terlalu khawatir. Jika ragu konsultasikan hal tersebut dengan ahli terkait. (Fan/Tyd)

Share.

Tentang Penulis

Lahir di Jakarta dan saat ini sedang bekerja di salah satu media informasi dan tips yaitu MauTips.com sebagai copywriter atau penulis artikel. Sering menghabiskan waktunya dengan membaca buku.

Leave A Reply