Tips Anak Tetap Aktif di Rumah Ketika Ditinggal Orangtua Kerja

0
T MauTips.com, Jakarta. Saat balita mulai tumbuh besar, anak cenderung lebih banyak bergerak baik itu sekedar berjalan, melompat atau berlari. Mama yang anaknya aktif kerap kali keliru dalam mendeskripsikan keaktifan anak. Tak jarang, banyak dari Mama mendeskripsikan anak Mama termasuk anak yang hiperaktif.

Padahal aktif dengan hiperaktif memiliki makna yang berbeda. Anak aktif keadaan otaknya normal tanpa gangguan, namun mereka memiliki energi yang berlimpah sehingga cenderung aktif dalam melakukan berbagai macam hal. Sementara anak hiperaktif memiliki gangguan tingkah laku yang disebabkan oleh disfungsi neurogis. Tak jarang anak jadi bingung mau melakukan apa ketika sendirian. Anak-anak membutuhkan orangtua mereka terutama saat masih kecil. Namun pekerjaan seringkali menjadi faktor yang membuat orangtua harus rela meninggalkan anak-anak di rumah untuk beberapa saat. Oleh karena itu, orangtua harus tahu bagaimana cara membuat anak tetap aktif secra positif ketika ditinggal bekerja.

Ada beberapa hal yang bisa dilakukan orangtua, seperti sekian hal ini.

1. Belajar kesenian dan kerajinan tangan
Saat di rumah, ajarkan anak menggambar, mengenal warna dan aktif mengeksplor kemampuan dan bakatnya dalam kerajinan tangan. Setelah pulang sekolah, anak memiliki banyak waktu untuk berbagai kegiatan seni ini.

2. Mengundang teman ke rumah
Anak-anak yang sudah sekolah bisa mengajak temannya ke rumah untuk bermain bersama. Hal ini akan merangsang perkembangan sosial anak, terutama dalam berinteraksi dengan sesamanya. Ia juga belajar mengembangkan skill problem-solvingnya ketika bersama teman.

3. Membaca
Akrabkan anak dengan buku dan belajar membaca. Membaca bukan hanya akan mengembangkan pengetahuan ank, tapi juga mengembangkan imajinasi dan kemampuannya berpikir dalam berbagai hal. Anak juga menjadi lebih tenang karena menghabiskan waktu tanpa membuatnya lelah secara fisik.

4. Nonton acara anak yang mendidik
Untuk anak-anak yang tidak begitu suka melakukan banyak hal dan ingin hiburan, biarkan ia nonton acara anak yang mendidik. Pilih bebrapa program yang cocok dengan usia anak dan konten yang mampu mengembangkan karakter anak.

5. Tidur siang
Siang hari setelah ia pulang sekolah adalah waktu terbaik baginya untuk tidur siang. Biarkan anak tidur selagi sahabat Fimela bekerja. Ini adalah waktu paling tenang karena tidak membuat orangtua khawatir.

Baca Juga: Ini Uniknya Perempuan, di Balik Sikapnya yang Tangguh Ternyata Hatinya Rapuh

6. Bermain
Jika anak cukup aktif, selalu sediakan mainan atau game yang bisa ia mainkan sendiri. Ia bisa bermain dengan lego, balok-balok susun dan lainnya yang bisa membuatnya tetap aktif saat sendirian. (Fan/Tyd)

Share.

Tentang Penulis

Lahir di Jakarta dan saat ini sedang bekerja di salah satu media informasi dan tips yaitu MauTips.com sebagai copywriter atau penulis artikel. Sering menghabiskan waktunya dengan membaca buku.

Leave A Reply