Tips Cara Menyimpan Menyetok ASI Yang Benar

0
Semua ibu pasti ingin menyusui anaknya dengan ASI yang terbaik. Seorang ibu merasa beruntung jika ASI dapat keluar dengan lancar. Namun pasti sangat kesulitan memberi ASI kepada anak jika menjadi seorang wanita karir. Cara terbaik adalah dengan memeras ASI dan kemudian menyimpan asi tersebut dengan cara yang baik. Menyusui pada saat berstatus bekerja memang sangat merepotkan.

Apalagi bayi sampai dengan umur enam bulan harus mendapatkan ASI eksklusif. Banyak para ibu memompa ASI untuk kebutuhan si kecil selama ditinggal bekerja.ada beberapa cara menyimpan ASI yang benar dan aman. Tempat penyimpanan ASI haruslah bersih. Sebelum digunakan cuci dengan bersih atau dengan merebus terlebih dahulu.

Gunakan wadah yang tertutup rapat. Jangan menyimpan ASI terlalu banyak, sesuai kebutuhan saja. Tapi jika anda ingin menyimpan ASI untuk lebih dari 3 hari, masukkan ASI kedalam kantong plastik khusus untuk menyimpan ASI dan simpan dalam frezer bagian dalam karena disitu tempat yang paling dingin.

Jangan mengisi wadah sampai penuh, karena ASI bisa mengembang saat membeku. Jangan mencampur susu hangat kedalam susu yang sudah beku, simpan sesuai waktu dan dengan tempat yang berbeda. Tapi jika mau menambahkan susu baru kedalam ASI yang dingin sebaiknya tidak kurang dari satu jam sebelum ASI dingin dan pastikan ASI yang sebelumnya sudah dimasukkan kedalam frezer.

Tips Cara Menyimpan Menyetok ASI Yang Benar

Bila ASI ingin dicairkan taruh wadah dalam air hangat dan hindari air mengenai bibir wadah. Jangan mencairkan susu dengan memanaskan dalam oven karena dapat menghancurkan antibodi yang terdapat dalam susu. Hindari juga mencairkannya dalam suhu kamar karena memungkinkan bakteri berkembang dalam susu. ASI dapat disimpan hingga delapan jam dalam suhu kamar (25C).

Tips Cara Menyimpan Menyetok ASI Yang Benar

Susu dalam lemari es bertahan hingga 8 hari pada suhu 4C, susu dalam frezer bertahan 2 minggu pada suhu -15C. Tapi perlu diperhatikan, semakin lama menyimpan susu kualitas susu akan menurun, karena menyimpan susu dalam frezer dapat menghilangkan vitamin C pada susu. Dan jika disimpan dalam waktu panjang dalam frezer dapat menurunkan kualitas lemak susu.

Cara menyimpan ASI harus mengikuti cara yang tepat, supaya ASI tidak rusak dan aman untuk dikonsumsi bayi. Walaupun ASI lebih baik diberikan dalam kondisi segar dan langsung dari tubuh ibu, terkadang dalam kondisi tertentu harus menyimpan ASI tersebut.

Share.

Tentang Penulis

Lahir di Jakarta dan saat ini sedang bekerja di salah satu media informasi dan tips yaitu MauTips.com sebagai copywriter atau penulis artikel. Sering menghabiskan waktunya dengan membaca buku.

Leave A Reply