Tips Meningkatkan Kepercayaan Diri Anak

0
T MauTips.com, Jakarta. Bagi orang tua, seorang anak yang tidak memiliki rasa percaya diri cenderung takut untuk mencoba hal-hal baru atau menantang. Biasanya, ini disebabkan karena mereka takut gagal atau khawatir jika akan mengecewakan orang lain. Jika ini dibiarkan, kecenderungan ini dapat berisiko menahan anak dari peluang-peluang yang seharusnya membawanya pada kesuksesan.

Untuk itu, simak beberapa langkah yang bisa dilakukan untuk mendorong anak lebih percaya diri berikut ini.

Hargai Usahanya Tak Peduli Hasil yang Didapatkan
Membuat anak memahami bahwa proses merupakan hal terpenting dalam perjalanan hidup akan membuatnya bisa lebih menghargai dirinya. Berikan apresiasi pada tiap usaha yang ia lakukan sehingga ia bisa lebih fokus pada kemajuan kecil yang ia peroleh. Jadi, meskipun nilai ulangannya masih belum memenuhi target, hargai usahanya. Dengan begitu ia akan lebih fokus dan semangat untuk berusaha lebih baik ke depannya.

Hindari Kebiasaan Membanding-Bandingkan
Jangan pernah membandingkan anak dengan anak lain. Kebiasaan ini akan cenderung membuat anak kehilangan rasa kepercayaan diri. Membanding-bandingkan anak dengan anak lain juga akan membuatnya kehilangan esensi dari belajar itu sendiri. Ingatlah, tiap proses yang dilalui anak akan membantunya untuk belajar lebih banyak sekalipun itu harus dilalui dengan beragam kegagalan.

Biarkan Anak Tumbuh Sesuai dengan Usianya
Banyak orangtua menginginkan anaknya tumbuh dan berkembang dengan cepat. Sayangnya, hal ini akan membuat anak kehilangan jati dirinya sendiri. Jika anakmu masih balita, biarkan ia bertingkah laku sebagaimana anak-anak di usianya. Jangan bandingkan ia dengan anak yang lebih besar atau memberikan ekspektasi lebih.

Tingkatkan Rasa Penasaran Anak
Rasa penasaran akan memberikan dorongan pada anak untuk berani mencoba hal baru. Ia mungkin ragu untuk ikut serta menari di atas panggung, maka buatlah anak penasaran dengan mengajaknya menonton pagelaran tari anak-anak. Tunjukkan bahwa anak-anak itu mungkin melakukan kesalahan kecil saat menari di atas panggung. Itu tak masalah, karena semuanya saling membantu dan fokus pada memperbaiki gerakan.

Baca Juga: Daftar Makanan Yang Dapat Menjaga Kesehatan Paru-paru

Jangan Terlalu Sering Mengkritisi Anak
Terakhir, saat anak melakukan kesalahan, hindari langsung mengkritisinya. Menyebutkan kekurangan-kekurangan anak terlalu sering dapat membuat anak kehilangan motivasi untuk berubah lebih baik lagi. Ia juga mungkin akan larut dalam kekurangannya dan melupakan motivasi untuk mengoptimalkan kelebihan yang ia milikinya. Sesekali mungkin ia perlu untuk diberikan masukan, tapi jangan lupa untuk mengimbanginya dengan memberikan apresiasi dan motivasi. (Fan/Tyd)

Share.

Tentang Penulis

Lahir di Jakarta dan saat ini sedang bekerja di salah satu media informasi dan tips yaitu MauTips.com sebagai copywriter atau penulis artikel. Sering menghabiskan waktunya dengan membaca buku.

Leave A Reply