Tips Menjelaskan Perceraian ke Anak Balita

0
T MauTips.com, Jakarta. Perceraian atau perpisahan bagi pasangan saja sudah sulit, apalagi buat anak yang masih balita. Ini yang sedang menimpa rumah tangga Gading Marten dan Gisella Anastasia. Kabar mengejutkan datang dari pasangan Gading Marten dan Gisella Anastasia yang selalu terlihat akur dan harmonis.

Gugatan cerai dilayangkan Gisel ke Pengadilan Negeri Jakarta Selatan. Bagaimanapun keluarga terlihat dari luar, tidak ada yang tahu apa yang terjadi dalam keluarga tersebut. Setiap dinamika keluarga itu berbeda dan pribadi setiap anak juga berbeda, jadi memang agak sulit untuk tahu cara yang benar saat bicarakan perceraian pada anak-anak.

Berikut beberapa cara atau panduan tentang bagaimana membicarakan soal perceraian ke anak-anak.

Berikan penjelasan sederhana dan faktual
Baik anak berusia 2 atau 18 tahun, pastikan komunikasi kita sederhana, faktual dan lugas. Anak tak perlu tahu semua detail rumit tentang masalah kita hingga akhirnya memutuskan untuk bercerai.

Hadir dengan baik depan anak
Kapan pun jika memungkinkan, diskusikan perceraian secara langsung pada (mantan) pasangan. Ini sekaligus usaha memperlihatkan ke anak bahwa meski bercerai, kedua orang tuanya masih ada dan berkomunikasi dengan baik satu sama lain.

Bantu anak membagikan apa yang dia rasakan
Anak pasti banyak menyimpan pertanyaan dan emosi, melihat dan mendengar orang tuanya berpisah. Dengarkan anak dengan baik dan sabar, yakinkan anak bahwa sah-sah saja kok merasakan sedih, marah dan lainnya tentang perubahan yang dia dapat dalam hidupnya. Bersikaplah suportif dan menenangkan.

Jelaskan bahwa perubahan ini baik untuk seluruh keluarga
Jelaskan ke anak, bahwa perceraian merupakan awal dari bab baru dengan mengurangi pertengkaran, dan diharapkan menambah kedamaian. Pada intinya, perubahan ini yang terbaik untuk keluarga.

Jelaskan bahwa tak ada yang berubah dan tak akan pernah berubah
Perceraian adalah transisi besar, yang bisa membuat anak bingung dan gelisah, serta bertanya-tanya, apakah akan terjadi perubahan. Tekankan ke anak, bahwa tak ada yang berubah, dan tak akan pernah berubah termasuk hubungan orang tua-anak.

Baca Juga: Tips Mudah Merawat Celana Jeans Biar Awet

Perbanyak tindakan daripada kata-kata
Penting memang untuk membicarakan tentang perceraian ke anak, tapi apa yang kita lakukan atau tindakan kita juga sama pentingnya dengan apa yang kita katakan. (Fan/Tyd)

Share.

Tentang Penulis

Lahir di Jakarta dan saat ini sedang bekerja di salah satu media informasi dan tips yaitu MauTips.com sebagai copywriter atau penulis artikel. Sering menghabiskan waktunya dengan membaca buku.

Leave A Reply