Yang Harus Dilakukan jika Anak Anda Menjadi Pelaku Bullying

0
Y MauTips.com, Jakarta. Hingga saat ini banyak informasi tentang bagaimana mengatasi intimidasi di media sosial. Namun masih sedikit pengetahuan soal apa yang harus dilakukan jika Anda tahu bahwa anak Anda sendiri yang melakukan perundungan. Satu dari lima anak berusia 13-18 tahun mengaku pernah mengalami bullying di dunia maya, namun hanya sedikit statistik tentang jumlah anak yang melakukan bullying.

Pertama, duduklah bersama mereka dan cobalah untuk membangun fakta-fakta seputar kejadian tersebut dengan pikiran terbuka. Sebagai orang tua, terkadang kita dibutakan dengan perilaku anak-anak kita sendiri, jadi cobalah untuk tidak bersikap defensif. Bicaralah tentang ranah yang mungkin menyebabkan mereka stress atau marah dan mengarahkan mereka untuk mengungkapkan perasaan ini secara online. Perjelaslah perbedaan antara mengunggah dan berbagi konten. Katakan pada mereka, ini serius. Sangat penting bagi mereka untuk memahami bahwa membully orang lain secara online adalah perilaku yang tidak dapat diterima. Hal itu bisa membuat kita kehilangan teman, bisa membuat mereka bermasalah dengan sekolah ataupun berurusan dengan polisi.

Jika anak Anda mem-bully orang lain di internet untuk balas dendam, Anda harus memberi tahu mereka bahwa dua kesalahan tidak dapat dilakukan dengan benar dan ini hanya akan mendorong perilaku bullying lebih lanjut. Tetap tenang saat mendiskusikannya dengan anak Anda dan cobalah untuk berbicara seperti dengan orang dewasa lewat emosi yang Anda rasakan terhadap situasi yang ada.

Menghapus berbagai media sosial bisa menjadi kontraproduktif. Malah bisa membuat situasi semakin buruk dan mendorong mereka untuk menemukan cara lain untuk bisa mengkases dunia maya. Sebaliknya, pikirkan untuk membatasi akses dan hilangkan hak-hak istimewanya jika mereka tidak menghentikan perilakunya.

Baca Juga: Inilah 5 Tradisi Paskah di Indonesia

Sebagai panutan, tunjukkan kepada anak Anda bahwa bertanggung jawab atas tindakan-tindakan mereka sendiri adalah hal benar untuk dilakukan. Yang terpenting, bantulah anak Anda belajar dari apa yang telah terjadi. Pikirkan tentang apa yang bisa Anda lakukan sebagai orang tua dengan cara yang berbeda atau keluarga dan berbagi pengalaman dengan para orang tua dan para pengasuh anak. (Fan/Tyd)

Share.

Tentang Penulis

Lahir di Jakarta dan saat ini sedang bekerja di salah satu media informasi dan tips yaitu MauTips.com sebagai copywriter atau penulis artikel. Sering menghabiskan waktunya dengan membaca buku.

Leave A Reply