Apa Itu Pap Smear Untuk Deteksi Dini Kanker Serviks

0
A MauTips.com, Jakarta. Kanker serviks adalah salah satu jenis kanker terganas nomor dua yang menyerang kaum wanita. Sayangnya, masih banyak wanita, khususnya di Indonesia yang tidak rutin memeriksakan diri dengan melakukan pap smear. Pap smear merupakan sebuah tes yang dapat memeriksa keadaan sel-sel pada serviks (leher rahim) dan vagina.

Dengan pemeriksaan rutin, perubahan sel-sel yang mungkin bisa berkembang menjadi kanker atau sudah menjadi kanker bisa terdeteksi. Untuk memeriksa kanker serviks, dokter menggunakan alat bernama spekulum yang dimasukkan ke dalam mulut vagina. Alat ini bisa memperluas lapang pandang dengan membuka mulut vagina sehingga area serviks dan vagina bisa diperiksa lebih teliti.

Setelah itu, sampel sel-sel pada serviks akan diambil memakai spatula (seperti sendok kecil bertangkai panjang) plastik dan sikat kecil. Sel-sel tersebut kemudian dikirim ke laboratorium untuk diuji. Mengkombinasikannya dengan tes human papillomavirus (HPV), khususnya buat wanita berusia 30 tahun ke atas.

HPV adalah sebuah virus yang menyebabkan infeksi menular seksual, yang dapat menyebabkan kanker serviks pada beberapa wanita. Secara medis pap smear aman dilakukan. Meski begitu, tetap ada kemungkinan akibat negatifnya.

Baca Juga: Tips Cara Hemat Anggaran Libur Lebaran

Agar mendapat hasil tes pap smear seakurat mungkin, sebaiknya hindari berhubungan seksual, membersihkan vagina, dan memakai krim vagina selama 2 hari sebelum tes dilakukan. Para ahli merekomendasikan para wanita berusia 21 tahun ke atas untuk melakukan pap smear. Namun jika telah aktif berhubungan seksual sebelum usia tersebut, sangat disarankan untuk melakukan tes ini. (Fan/Tyd)

Share.

Tentang Penulis

Lahir di Jakarta dan saat ini sedang bekerja di salah satu media informasi dan tips yaitu MauTips.com sebagai copywriter atau penulis artikel. Sering menghabiskan waktunya dengan membaca buku.

Leave A Reply