Banyak Gerak Kurangi Duduk, Panduan Aktivitas Fisik Terbaru

0
B MauTips.com, Jakarta. Beragam alasan jadi penghalang seseorang untuk mulai melakoni gaya hidup sehat seperti getol berolahraga. Padahal, tak perlu muluk-muluk untuk memulai gerakan sederhana. Tak ada pula syarat dan biaya mahal yang perlu dipenuhi.

Disarankan untuk mulai mengaplikasikan berbagai gerakan fisik saat melakukan kegiatan sehari-hari. Misalnya, ketika menonton televisi sambil menggerak-gerakkan kaki. Saat sudah mulai terbiasa dengan aktivitas fisik, untuk mulai berolahraga rutin dengan intensitas ringan hingga sedang. Tak ada syarat yang muluk-muluk untuk mulai berolahraga. Kondisi fisik jelas harus prima dan tidak sedang dalam kondisi sakit seperti demam. Aktivitas fisik terbaru menyarankan untuk banyak bergerak dan kurangi duduk. Panduan aktivitas fisik yang baru saja dirilis oleh pemerintah federal Amerika Serikat (AS) itu menetapkan standar aktivitas fisik dengan banyak bergerak.

Dalam panduan itu, pemerintah AS menghilangkan rekomendasi aktivitas fisik selama 10 menit dan menggantinya dengan anjuran bergerak, “Banyak bergerak dan kurangi duduk. Penelitian menunjukkan, bergerak memiliki efek yang baik untuk kesehatan.

Banyak bergerak dapat membuat kualitas tidur meningkat dan mengurangi kecemasan. Panduan ini juga berisi rekomendasi berolahraga dalam segala usia. Anak-anak usia prasekolah disarankan setidaknya bermain dengan aktif selama tiga jam setiap harinya.

Untuk anak berusia 6-17 tahun, panduan itu merekomendasikan aktivitas fisik dengan intensitas sedang hingga kuat, bersamaan dengan penguatan otot dua hari dalam sepekan. Olahraga itu dapat berupa memanjat atau bermain basket.

Sementara remaja dan dewasa disarankan untuk beraktivitas dengan intensitas sedang hingga kuat seperti berjalan cepat, berlari, atau kegiatan lain yang membuat jantung berdetak lebih cepat selama 2,5 jam dalam sepekan.

Baca Juga: Cara Paling Tepat Obati Asam Urat

Penelitian menunjukkan, aktivitas fisik dan berolahraga dapat menurunkan risiko penyakit kronis tidak menular seperti tekanan darah tinggi, diabetes, dan kanker. Olahraga juga dapat meningkatkan kemampuan kognisi yang bisa mengurangi risiko demensia dan alzheimer. (Fan/Tyd)

Share.

Tentang Penulis

Lahir di Jakarta dan saat ini sedang bekerja di salah satu media informasi dan tips yaitu MauTips.com sebagai copywriter atau penulis artikel. Sering menghabiskan waktunya dengan membaca buku.

Leave A Reply