Beberapa Alasan Tidak Disarankan Langsung Tidur Usai Sahur

0
B MauTips.com, Jakarta. Kebiasaan langsung tidur usai makan sahur yang berpotensi menyebabkan munculnya refluks asam lambung. Sebenarnya ini bukan penyakit yang secara langsung mengakibatkan kematian, akan tetapi perlu diingat bisa menimbulkan banyak komplikasi. Beberapa saat setelah usai makan sahur, mungkin merasa mengantuk.

Tapi setelah selesai makan sahur tidak dianjurkan untuk langsung tidur. Ini alasannya, ada sebagian orang Muslim yang langsung tidur setelah sahur. Hal ini dapat menyebabkan asam lambung balik arah kembali ke kerongkongan yang pada akhirnya bisa menyebabkan masalah pada saluran cerna atas mereka. GERD (gastroesophageal reflux disease) merupakan penyakit pencernaan yang paling umum terjadi di dunia.

Disebutkan 10-20 persen populasi orang dewasa mengalami hal ini.  Jika seseorang kurang tidur sehingga ingin tidur setelah makan sahur, maka sebaiknya dilakukan lebih dari dua jam setelah makan. Gejala khas dari GERD adalah rasa panas di dada seperti terbakar dan ada sesuatu yang balik arah seperti ada yang mengganjal. Hal ini disebut juga sebagai heartburn.

Baca Juga: Daftar Menu Sahur Sehat Dan Praktis Di Bulan Ramadhan

Heartburn yang berhubungan dengan GERD umumnya dialami setelah makan. Selain itu, suara serak, radang tenggorokan, batuk kering kronis terutama pada malam hari juga menjadi gejala GERD lainnya. Selain itu ketika GERD melanda kerap kali menyebabkan peningkatan air liur mendadak, bau mulut, sakit telinga dan nyeri dada. (Fan/Tyd)

Share.

Tentang Penulis

Lahir di Jakarta dan saat ini sedang bekerja di salah satu media informasi dan tips yaitu MauTips.com sebagai copywriter atau penulis artikel. Sering menghabiskan waktunya dengan membaca buku.

Leave A Reply