Beberapa Manfaat Aromaterapi untuk Ibu Hamil

0
Aromaterapi adalah cara pengobatan alternatif yang menggunakan uap dari minyak esensial dari berbagai macam tanaman yang bisa dihirup untuk menyembuhkan berbagai macam kondisi. Pada umumnya aroma terapi dilakukan untuk tujuan meningkatkan mood, mengubah area kognitif, dan juga dapat digunakan sebagai obat tambahan.

Aromaterapi telah ada dalam beberapa bentuk selama ribuan tahun. Elemen penting dari aromaterapi adalah kombinasi dari berbagai minyak esensial yang benar-benar bisa menghasilkan efek yang lebih kuat. Senyawa aromatik dari berbagai minyak esensial yang berbeda dikenal sebagai relaksan.

Dan bisa membantu untuk menenangkan pikiran dan menghilangkan kecemasan. Aromaterapi juga sangat umum digunakan untuk menghilangkan perasaan depresi, karena efek samping lebih ringan daripada antidepresan farmasi.

Banyak minyak esensial yang bermanfaat untuk menstimulasi peningkatan penyembuhan luka atau penyakit. Hal ini bisa disebabkan oleh karena peningkatan aliran oksigen dan peredaran darah kepada luka yang perlu disembuhkan. Sifat anti mikroba dari minyak esensial tertentu juga bisa menjaga tubuh terlindungi selama tahap penyembuhan.

Beberapa Manfaat Aromaterapi untuk Ibu Hamil

Aromaterapi bisa menjadi solusi yang bagus untuk menghilangkan sakit kepala, sekaligus mengurangi stres, kecemasan, atau untuk mencegah sakit kepala. Angka Kematian Ibu (AKI) dan Angka Kematian Bayi (AKB) di Indonesia masih cukup tinggi. Hal ini berkaitan erat dengan kondisi gizi ibu dan bayi di Indonesia yang juga memprihatinkan. Masalah ini salah satunya disebabkan oleh kurangnya pengetahuan mengenai gizi ibu dan bayi. Kehamilan adalah saat yang menakjubkan bagi para ibu. Namun, tak jarang kondisi kehamilan membuat ibu kelelahan bahkan stres. Dalam kondisi seperti ini, ibu hamil bisa memanfaatkan aromaterapi agar kembali segar. Karena aromaterapi memiliki manfaat beragam, mulai dari mengurangi rasa mual.

Beberapa Manfaat Aromaterapi untuk Ibu Hamil

Membuat ibu merasa lebih rileks, meminimalisir insomnia, hingga memberi rasa nyaman. Untuk penggunaannya, minyak esensial umumnya diencerkan terlebih dulu dengan minyak nabati, dioleskan ke tubuh sebelum pijat, diteteskan secukupnya ke dalam bath tub berisi air hangat, atau dituang beberapa tetes di alat uap, sehingga aromanya bisa tersebar untuk kemudian dihirup. Agar lebih aman, hindari menggunakan aromaterapi selama trimester pertama kehamilan.

Baca Juga: Susu Hanya Pelengkap Bukan Pengganti Makanan Padat untuk Anak

Pasalnya, di masa ini kondisi janin masih sangat lemah. Hindari mengoleskan minyak aromaterapi langsung ke tubuh ibu, lebih baik tuang di tungku kecil untuk dihirup aromanya. Meski aromaterapi terbilang aman untuk ibu hamil, ada bebebrapa aroma yang sebaiknya dihindari oleh ibu hamil.

Share.

Tentang Penulis

Lahir di Jakarta dan saat ini sedang bekerja di salah satu media informasi dan tips yaitu MauTips.com sebagai copywriter atau penulis artikel. Sering menghabiskan waktunya dengan membaca buku.

Leave A Reply