Kenali Hubungan Tensi Tinggi Saat Stroke Fahmi Bo

0
K MauTips.com, Jakarta. Stroke terjadi ketika aliran darah ke otak terhambat. Akibatnya, otak kekurangan asupan oksigen dan glukosa untuk berfungsi dengan baik. Bila dibiarkan, serangan stroke ini bisa mengakibatkan kerusakan otak permanen atau kematian.

Pasien stroke harus segera dibawa ke rumah sakit dalam jangka waktu 3-6 jam. Periode ini disebut golden age karena pasien masih bisa diselamatkan dengan penanganan medis. Gejala stroke adalah lemah atau mati rasa di salah satu bagian tubuh, wajah, atau lengan. Pasien merasa salah satu atau kedua matanya ditutup gorden sehingga tidak mampu melihat. Gejala lain adalah hilang keseimbangan, bicara tidak jelas, dan sakit kepala tanpa sebab.Sebanyak 50 persen serangan stroke pada laki-laki dan perempuan bisa dicegah.

Upaya preventif meliputi olahraga, tidak merokok, serta mengonsumsi cukup sayur dan buah. Pola makan sebaiknya tidak terlalu banyak gula, garam, dan lemak untuk mencegah obesitas, yang merupakan faktor risiko stroke.

Beberapa saat yang lalu Fahmi Bo terserang stroke. Pemain sinetron Lupus Milenial itu dikabarkan memiliki beberapa riwayat penyakit yang memicu stroke. Setelah dicek tensi, gula darah, dan kolesterol tinggi semuanya. Terdapat berbagai faktor penyebab stroke yang bisa dikendalikan dan yang tidak bisa dikendalikan.

Stroke itu pendarahan dan penyempitan pembuluh darah. Pembuluh darah yang sempit itu akan sebabkan pembuluh darah mudah tersumbat. Orang dengan darah tinggi bisa kena dua-duanya, pembuluh tersumbat dan pembuluh pecah. Tekanan darah tinggi menunjukkan pembuluh darah tidak ideal dan jantung tidak sehat.

Tekanan darah tinggi menyebabkan pembuluh darah pecah dan bisa juga sebabkan pembuluh darah menyempit. Tekanan darah tinggi merupakan salah satu penyebab utama stroke. Oleh karena itu, penting untuk selalu rutin memeriksakan tekanan darah.

Baca Juga: Pengaruh MPASI Instan Untuk Tumbuh Kembang Bayi

Dengan mengetahui kondisi tekanan darah, tindakan cepat dapat segera diambil untuk menurunkan tekanan darah. Tekanan darah umumnya berubah sesuai usia, namun rata-rata tekanan darah yang kurang dari 120/80 mmHg dianggap normal. Sedangkan di atas 120/90 mmHg tergolong tinggi. (Fan/Tyd)

Share.

Tentang Penulis

Lahir di Jakarta dan saat ini sedang bekerja di salah satu media informasi dan tips yaitu MauTips.com sebagai copywriter atau penulis artikel. Sering menghabiskan waktunya dengan membaca buku.

Leave A Reply