Kenali Pengaruh Puasa Terhadap Imunitas Tubuh Hadapi Virus Corona

0
K MauTips.com, Jakarta. Masyarakat tak perlu khawatir imunitas tubuh akan menurun karena puasa di tengah Covid-19. Bulan ramadan 2020 terasa berbeda dari tahun sebelumnya. Di bulan puasa umat Muslim ini, dunia tengah didera wabah virus corona.

Pertanyaan yang muncul kemudian adalah masyarakat yang khawatir akan imunitas tubuh yang menurun saat puasa sehingga risiko terpapar Covid-19 lebih besar. Pertama, puasa hanya menggeser jam makan dan minum. Jadi, kebutuhan makan dan minum selama puasa harus terbayar pada waktu kita tidak berpuasa. Prinsip kedua dalam keadaan puasa yaitu kita butuh asupan gizi, nutrisi, dan cairan yang seimbang selama menjalani ibadah puasa. Pada dasarnya proses puasa adalah proses mengistirahatkan organ terutama organ pencernaan dan regenerasi sel yang dapat meningkatkan imunitas tubuh untuk pertahanan tubuh terhadap berbagai jenis virus atau kuman penyakit. Saat puasa, Anda tak makan dan minum selama kurang lebih 13 jam.

Yang terjadi pada tubuh selama berpuasa adalah sistem pencernaan diistirahatkan dan sel-sel tubuh mengalami regenerasi. Saat puasa, sistem pencernaan yang sebelumnya bekerja terus menerus selama 11 bulan akan beristirahat. Waktu ini digunakan sel-sel tubuh akan memperbaiki diri.

Saat puasa, proses pembentukan komponen sel darah Hematopoietik akan bekerja dengan cara mengeluarkan sel imunitas tubuh lebih baik. Misalnya sel limfosit T dan sel limfosit B untuk pertahanan tubuh. Kedua sel ini akan membentuk antibodi dalam tubuh. Puasa diwajibkan hanya untuk orang sehat. Akan ada pertimbangan lain terhadap kewajiban puasa jika seseorang menderita suatu penyakit tertentu di kondisi pandemi saat ini.

Anda dianjurkan juga untuk menyadari kondisi kesehatan diri. Jika kondisi tubuh tak fit maka tak perlu memaksakan diri untuk berpuasa. Sebaliknya, pandemi covid-19 juga sebaiknya tak dijadikan alasan untuk tak berpuasa padahal tubuh dalam kondisi sehat. Hal yang penting adalah jaga imunitas tubuh dengan cara makan bernutrisi tinggi, banyak minum, dan istirahat yang cukup saat sahur dan berbuka puasa.

Baca Juga: Awas! Bahaya Tidur Setelah Sahur Bagi Kesehatan

Selama daya tahan tubuh kuat, maka tubuh dapat melawan berbagai macam virus atau kuman. Asupan gizi selama puasa juga harus seimbang. Selain itu disarankan agar memiliki waktu tidur yang cukup yaitu 8 jam sehari. Waktu tidur yang cukup dapat meningkatkan daya tahan tubuh dan daya memori serta membuat jantung menjadi lebih fit. Jika memiliki waktu untuk tidur siang, upayakan tidur siang tidak lebih dari 1 jam. (Fan/Tyd)

Share.

Tentang Penulis

Lahir di Jakarta dan saat ini sedang bekerja di salah satu media informasi dan tips yaitu MauTips.com sebagai copywriter atau penulis artikel. Sering menghabiskan waktunya dengan membaca buku.

Leave A Reply