Kenali Penyakit Akibat Kadar Gula Darah Tinggi

0
K MauTips.com, Jakarta. Gula darah yang tinggi meningkatkan produksi radikal bebas yang menyebabkan kematian dini pada sel dan mengurangi ketersediaan nitrit oksida di pembuluh darah. Kondisi ini menyebabkan gangguan pada kardiovaskular seperti serangan jantung.

Gula darah yang tinggi tak cuma berdampak pada diabetes. Kondisi ini juga dapat mengakibatkan beragam gangguan kesehatan lainnya pada tubuh. Hal ini terjadi lantaran darah ada di seluruh bagian tubuh. Alhasil, peningkatan gula darah mengganggu seluruh bagian tubuh. Lebih dari setengah pria yang menderita diabetes selama 10 tahun juga mengalami disfungsi ereksi. Mereka yang memiliki gula darah tidak terkontrol juga mengalami gangguan seksual. Masalah seksual ini juga terjadi pada wanita dengan kadar gula darah tinggi. Akibat yang sering terjadi adalah kekeringan pada vagina, kurangnya gairah, dan kesulitan mencapai orgasme. Berikut merupakan enam akibat dari gula darah yang tinggi.

Penyakit kardiovaskular
Dikutip dari US News, penelitian terbaru menunjukkan kadar gula dalam darah dapat menjadi penyebab seseorang mengalami penyakit kardiovaskular atau yang berhubungan dengan jantung dan pembuluh darah.

Gangguan seksual
Kadar gula darah tinggi menyebabkan sirkulasi darah ke organ seksual berkurang. Akibatnya, organ seksual tak bisa bekerja secara maksimal, terutama saat sedang ereksi.

Penurunan Kognitif
Studi yang dipublikasikan dalam jurnal Diabetologia pada tahun ini mencatat adanya hubungan antara kadar gula darah dengan fungsi kognitif seseorang.

Masalah tulang dan sendi
Kadar gula darah yang tinggi juga dapat menyebabkan gangguan pada tulang dan sendi. Kondisi ini dikenal dengan istilah neuropati diabetes. Gula darah tinggi menimbulkan sensasi seperti ditusuk-tusuk jarum, bahkan hingga mati rasa pada tangan dan kaki.

Penyakit ginjal
Gula darah yang tinggi bisa merusak fungsi ginjal sehingga menyebabkan penyakit ginjal. Gula darah yang tinggi menyebabkan ginjal bekerja lebih keras dalam menyeimbangkan cairan dan membuang racun dalam tubuh.

Baca Juga: Ini Manfaat Ciuman, Bakar Kalori Hingga Redakan Sakit Kepala

Depresi
Dikutip dari Healthline, orang dengan gula darah tinggi memiliki risiko dua kali lebih tinggi terkena depresi. Para ahli berpendapat hal ini terjadi karena metabolisme tubuh saat gula darah tinggi mempengaruhi fungsi otak. (Fan/Tyd)

Share.

Tentang Penulis

Lahir di Jakarta dan saat ini sedang bekerja di salah satu media informasi dan tips yaitu MauTips.com sebagai copywriter atau penulis artikel. Sering menghabiskan waktunya dengan membaca buku.

Leave A Reply