Kenali Penyebab Nyeri Haid Yang Tidak Tertahankan

0
K MauTips.com, Jakarta. Rasa nyeri yang dirasakan di masa menstruasi dapat menjadi indikator adanya penyakit atau kondisi tertentu. Nyeri haid umumnya dirasakan sebagian wanita pada awal masa menstruasi. Pada beberapa wanita, rasa sakit di bagian bawah perut ini tidak begitu terasa hingga mereka tetap dapat beraktivitas seperti biasa. Namun sebagian lain merasakan nyeri yang tidak tertahankan hingga tidak mampu melakukan apapun.

Kontraksi penyebab nyeri sepanjang waktu, terjadi kontraksi halus pada otot dinding rahim yang umumnya tidak terasa. Namun di masa menstruasi, kontraksi ini menjadi makin kencang sebagai bagian dari peluruhan dinding rahim saat haid. Rasa nyeri semakin buruk karena tubuh juga mengeluarkan bahan kimia bernama prostaglandin yang memicu otot rahim terus berkontraksi. Dismenore primer adalah rasa nyeri yang umum dialami wanita terutama sekitar masa awal menstruasi.

Sedangkan dismenore sekunder disebabkan oleh kondisi atau gangguan pada sistem reproduksi wanita. Nyeri akibat dismenore sekunder biasanya terjadi lebih awal daripada nyeri menstruasi biasa dan berlangsung lebih lama. Gangguan yang menyebabkan dismenore sekunder dapat berupa Endometriosis terjadi ketika sel-sel yang menyelubungi rahim mulai tumbuh di luar rahim.

Baca Juga: Rahasia Cara Memutihkan Kulit Dan Risiko Yang Menyertainya

Radang panggul, infeksi yang bisa mengakibatkan inflamasi pada rahim, ovarium, dan tuba falopi. Adenomiosis, jaringan lapisan paling dalam rahim mulai tumbuh ke dalam dinding otot rahim sehingga menimbulkan nyeri saat haid. Intrauterine device (IUD), kontrasepsi yang ditempatkan dalam rahim ini terkadang dapat menyebabkan nyeri haid, terutama di masa awal pemasangan. (Fan/Tyd)

Share.

Tentang Penulis

Lahir di Jakarta dan saat ini sedang bekerja di salah satu media informasi dan tips yaitu MauTips.com sebagai copywriter atau penulis artikel. Sering menghabiskan waktunya dengan membaca buku.

Leave A Reply