Mengenal Hipotensi Atau Tekanan Darah Rendah

0
M– Jika hipertensi ialah tekanan darah tinggi, maka untuk tekanan darah rendah dikenal dengan nama hipotensi. Untuk mengetahui apakah anda mengalami hipotensi atau tidak, bisa di cek dengan menggunakan alat pengukur tekanan darah, baik itu di tempat dokter maupun di rumah. Tekanan darah yang normal biasanya ada pada angka 120/80, sedangkan tekanan darah rendah atau hipotensi berada pada angka 90/60 atau angka yang kurang darinya.

Pada kehidupan sehari-hari, hipotensi tidak sepopuler hipertensi, karena hipotensi tidak berbahaya meskipun meskipun dalam keadaan kronis. Tidak berbahaya tersebut tentunya dengan catatan, tidak berbahaya apabila tidak mengalami beberapa gejala seperti mual, pusing, kehausan, penglihatan yang kabur, pernapasan menjadi cepat dan dangkal, depresi, kurang konsentrasi hingga pingsan. Meskipun termasuk tidak semengerikan hipertensi, tapi hipotensi bisa saja memicu kerusakan otak dan jantung.

Dari sekian banyak penyebab hipotensi, berikut beberapa hal yang bisa memicunya; dehidrasi, kehamilan, anemia, ketidakseimbangan hormon seperti penyaki addison, munculnya alergi dan infeksi berat, terlalu banyak menggunakan alkohol, kehilangan banyak darah, gangguan jantung serta penggunaan obat yang secara langsung mempengaruhi  oto pembuluh darah seperti obat parkinson, obat kuat di ranjang seperti viagra, obat penambah nafsu saat berhubungan di ranjang dan lain sebagainya.

Nah beberapa hal diatas perlu dengan diperhatikan dengan benar-benar karena bisa berpotensi dengan sangat tinggi yang menyebabkan tekanan menjadi diluar normal atau tekanan darah rendah atau hipotensi.

Dari beberapa hal diatas, meskipun hipotensi tidak semengerikan hipertensi, tapi hipotensi bisa memicu kerusakan yang cukup buruk. Ingat, kita perlu membedakan antara penyebab dan pemicu, pemicu masih dibawah dari penyebab. Pola hidup sehat, pola makan sehat, berolahraga, menghindari rokok, alkohol dan lain sebagainya merupakan bagian untuk menjaga tekanan darah pada tahap norma.

Tidak memiliki tekanan darah tinggi atau hipertensi atau tidak memiliki tekanan darah rendah atau hipotensi. Untuk lebih mengetahui dan mengendalikan tekanan darah agar normal, perlu menggunakan alat pengukur tekanan darah, baik itu di tempat dokter ataupun di rumah.

Share.

Tentang Penulis

Lahir di Jakarta dan saat ini sedang bekerja di salah satu media informasi dan tips yaitu MauTips.com sebagai copywriter atau penulis artikel. Sering menghabiskan waktunya dengan membaca buku.

Leave A Reply