Penderita Diabetes Akan Mengalami 6 Perubahan Fisik Ini

0
P MauTips.com, Jakarta. Sebelumnya diabetes adalah penyakit yang paling banyak terjadi pada orang usia lanjut. Namun karena semakin banyak orang memiliki gaya hidup yang buruk, saat ini penyakit tersebut umum diderita oleh kaum muda. Meski demikian, harapan panjang umur penderita diabetes bukanlah mimpi di siang bolong.

Anda masih bisa hidup sehat dan punya umur panjang, asal Anda tahu apa yang harus dilakukan. Seorang penderita penyakit diabetes melitus, yakni penyakit metabolik yang terjadi karena kadar gula dalam darah meningkat, umumnya akan mengalami perubahan pada fisiknya. Perubahan itu terjadi seiring berjalannya waktu, karena penyakit tersebut diketahui tidak dapat disembuhkan.

Anda bisa mengenali kondisi perubahan yang terjadi pada tubuh penderita diabetes seperti berikut.

Guratan hitam (Acanthosis nigricans)
Muncul guratan hitam di tubuh penderita diabetes, biasanya di bagian ketiak, leher, selangkangan, lutut, siku, bibir, tangan dan tumit kaki. Biasanya jenis diabetes tipe 2 yang meninggalkan ciri tersebut, apalagi jika pasien tergolong gemuk.

Berat badan menyusut
Terjadi penurunan berat badan secara perlahan, akibat hormon insulin tidak bisa menyuplai glukosa ke dalam sel. Akibatnya sel tidak bisa menggunakan gula menjadi energi. Energi diperoleh dari protein tubuh dan otot yang dipecah jadi energi, sehingga tubuh kehilangan berat badan.

Luka lama sembuh
Jika luka pada tubuh Anda lama sembuhnya, maka itu tanda Anda menderita diabetes. Itu karena pembuluh darah rusak sebab tingginya gula, sehingga sel sulit memulihkan diri.

Mata keruh
Mata keruh dan risiko katarak lebih banyak dialami oleh penderita diabetes. Penyebabnya karena terjadi penumpukan sorbitol (salah satu bentuk gula) di lensa mata.

Lemas
Walau gula darahnya tinggi, namun tubuh pasien mudah lemas. Itu karena pankreas menghasilkan sedikit insulin, sehingga tubuh kekurangan energi karena gula tidak bisa diubah jadi energi.

Baca Juga: Cara Mudah Agar Ceria dan Mood Bagus Sepanjang Hari Setelah Bangun Pagi

Kulit kering
Karena kadar gula tinggi, maka ginjal bekerja keras menyeimbangkannya dan membuat tubuh mudah kehilangan cairan. Pasien mudah dehidrasi, dan kulit akan menampakkannya dalam bentuk kering dan pecah-pecah. (Fan/Tyd)

Share.

Tentang Penulis

Lahir di Jakarta dan saat ini sedang bekerja di salah satu media informasi dan tips yaitu MauTips.com sebagai copywriter atau penulis artikel. Sering menghabiskan waktunya dengan membaca buku.

Leave A Reply