Tips Tingkatkan Nafsu Makan Anak Tanpa Suplemen

0
T MauTips.com, Jakarta. Suplemen makanan bukan berarti tidak sehat, namun ada efek samping yang mungkin timbul dari konsumsinya terus menerus. Kemungkinan anak akan ketergantungan suplemen makanan, atau justru orang tua yang menganggap suplemen makanan cukup untuk memenuhi nutrisinya sehari-hari hingga anak tidak diberikan makanan utuh.

Anak yang sulit makan bisa bikin pusing tujuh keliling. Sebagai jalan pintas, para orang tua kadang memberikan suplemen tambahan untuk meningkatkan nafsu makan. Sebaik-baiknya nutrisi yang diberikan pada anak adalah makanan utuh yang tidak melalui banyak proses. Sementara multivitamin atau suplemen penambah nafsu makan sebenarnya adalah gabungan dari berbagai jenis makanan yang melalui banyak proses hingga menjadi sirup atau pil. Pasti ada alasan kenapa anak susah makan. Orang tua dalam hal ini harus mencari jawaban kenapa anak susah makan sehingga bisa memecahkan masalah tersebut.

Berikut beberapa cara meningkatkan nafsu makan anak tanpa suplemen.

1. Memberikan makanan yang disukai anak
Anak mungkin tak nafsu makan karena makanan yang tersaji di piring bukan makanan favoritnya, atau justru makanan yang dia tidak sukai. Maka dari itu, orang tua mungkin harus mulai menyajikan makanan yang ia suka untuk menambah keinginan makan si anak. Orang tua juga sebaiknya tidak memaksakan anak makan banyak, cukup biarkan ia memilih makanan apa yang ia mau makan.

2. Tidak ada distraksi saat makan
Hal yang satu ini cukup penting, namun sering diabaikan oleh para orang tua. Pastikan saat makan anak tidak terdistraksi oleh kegiatan lain, seperti menonton televisi atau bahkan bermain gawai. Distraksi mengalihkan pikiran anak sehingga tidak fokus pada makanan.

3. Kurangi ASI saat MPASI
Anak usia di atas 6 bulan sudah bisa diberikan makanan pendamping ASI (MPASI). MPASI ini diberikan untuk membantu perkembangan motorik di mulut dan membiasakan bayi mengunyah makanan. Beberapa bayi mungkin enggan makan MPASI karena sudah terlalu kenyang dengan ASI. Jika demikian, kurangi sedikit asupan ASI pada bayi, perhatikan apabila bayi sudah kenyang dengan ASI.

Baca Juga: Tips Membersihkan Jeroan yang Benar Agar Tak Amis

4. Mengevaluasi kembali waktu makan
Idealnya, anak sarapan pagi di antara pukul 06.00-08.00 pagi, diselingi makan kudapan buah-buahan hingga jam makan besar pukul 12.00 siang. Anak bisa kembali makan buah atau kudapan sehat lainnya sebelum makan malam di pukul 18.00-19.00 malam. Memenuhi nutrisi hariannya dengan susu diperbolehkan saat sebelum jam makan malam. (Fan/Tyd)

Share.

Tentang Penulis

Lahir di Jakarta dan saat ini sedang bekerja di salah satu media informasi dan tips yaitu MauTips.com sebagai copywriter atau penulis artikel. Sering menghabiskan waktunya dengan membaca buku.

Leave A Reply