Hal Ini yang Terjadi saat Berhenti Minum Kopi

0
H MauTips.com, Jakarta. Sebagian besar gejala fisik dari penarikan kafein akan berlalu setelah dua hari pertama, sementara sisa efek samping tidak akan bertahan lebih dari satu atau dua minggu.

Minum kopi mungkin memiliki beberapa manfaat seperti meningkatkan konsentrasi, hingga menambah energi. Namun, mengasup kopi terlalu banyak pun berarti tanpa masalah, salah satunya gangguan tidur. Karena itu, sebagian orang berjuang untuk mengurangi, dan itu tidak mudah. Ini karena kopi mengandung antioksidan. Tapi, kita bisa mengganti dengan sumber lain, seperti teh hijau dan sayuran yang kaya antioksidan. Nah, jika saat ini masih dalam tahap mengurangi kopi, ini yang akan terjadi pada tubuh.

Bisa menurunkan berat badan
Salah satu hal yang terjadi saat memilih untuk berhenti minum kopi adalah mengurangi kalori. Konsumsi kafein setiap hari dalam kopi, teh, atau minuman ringan meningkatkan kadar gula harian. Asupan gula yang tinggi ini dapat meningkatkan risiko penyakit kardiovaskular dan obesitas. Kalori pun dengan cepat meroket lebih dari 200 kalori per sajian, jika memilih menambahkan krim dan gula pada gelas kopi.

Menambah berat badan
Kopi memiliki efek menekan nafsu makan sementara. Oleh karena itu, bukan tak mungkin akan mencari makanan berlemak atau manis lebih sering daripada biasanya jika memutuskan untuk berhenti minum kopi.

Bisa tidur lebih nyenyak
Meskipun akan merasa lelah karena tubuh menyesuaikan dengan berkurangnya stimulan, ada efek jangka panjang yang bisa didapatkan, yakni tidur malam yang lebih baik.

Sakit kepala lebih sering
Setiap pecinta kopi dapat mengenali tanda-tanda sakit kepala karena tidak mengasup kafein di pagi hari. Saat berhenti minum kopi, tubuh kekurangan adrenalin dan dopamin, hormon yang bertindak sebagai stimulan alami dan membuat tetap terjaga.

Bisa merasa sakit, tapi tidak lama
Sakit kepala bukan satu-satunya gejala menyakitkan dari berhenti minum kopi. Mereka yang berhenti mengonsumsi kopi melaporkan efek samping seperti depresi, kecemasan, pusing, gejala seperti flu, insomnia, cepat marah, perubahan suasana hati, dan kelesuan.Anda bisa memiliki senyum yang lebih sehat

Melewatkan antioksidan
Sejumlah penelitian menemukan, minum lebih dari tiga cangkir kopi per hari dapat menurunkan risiko mulai dari kanker payudara hingga Parkinson, serta meningkatkan kesehatan tulang.

Bisa mengalami kesulitan berkonsentrasi
Berhenti minum kopi dapat membuat merasa lelah dan mudah tersinggung, sehingga dapat menyebabkan kurangnya konsentrasi. Untuk mengatasi kehilangan konsentrasi, cobalah mengunyah permen karet agar otak tetap waspada dan bekerja.

Baca Juga: Langkah Sederhana Memulai Pola Hidup Sehat agar Panjang Umur

Bisa merasa lebih tenang
Jika terlalu banyak kafein dapat membuat tak bisa diam saat duduk di kursi, maka ini saatnya untuk mengucapkan selamat tinggal. Karena kafein adalah stimulan, maka secara alami dapat meningkatkan kadar hormon adrenalin dan stres dalam tubuh. Dengan menguranginya, bisa membuat lebih tenang. (Fan/Tyd)

Share.

Tentang Penulis

Lahir di Jakarta dan saat ini sedang bekerja di salah satu media informasi dan tips yaitu MauTips.com sebagai copywriter atau penulis artikel. Sering menghabiskan waktunya dengan membaca buku.

Leave A Reply