Manfaat Minum Teh atau Kopi Bisa Kurangi Risiko Stroke

0
M MauTips.com, Jakarta. Studi terbaru menunjukkan minum teh atau kopi di pagi hari terkait dengan risiko demensia dan stroke yang lebih rendah. Minum kopi disebut cegah demensia. Studi yang dipublikasikan di PLOS Medicine ini mengamati orang berusia 50 hingga 74 tahun yang melaporkan sendiri konsumsi minum kopi dan teh mereka.

Selama masa studi, 5.079 peserta terkena demensia dan 10.053 mengalami stroke. Meski kalah populer dari kopi, teh tetap dicinta. Kebiasaan minum teh tetap bersemi di tengah masyarakat. Secangkir teh panas bisa dinikmati kapan saja. Di pagi hari, kandungan kafein dalam teh bisa memberikan energi tersendiri untuk menjalani aktivitas harian. Di malam hari, beberapa jenis teh bisa menimbulkan perasaan rileks dan tidur jadi pulas. Seiring dengan adanya kebiasaan tersebut, sejumlah produsen lokal mencoba memproduksi teh berkualitas tinggi. Tentu teh ini sedikit berbeda dengan jenis teh yang banyak tersedia di pasaran. Apalagi, kini para penikmat teh tampaknya gemar menyesap racikan-racikan teh tertentu. Teh tak hanya disajikan sendiri, tapi dicampur atau diracik bersama bahan herbal lainnya, baik bunga ataupun rempah khas Indonesia, membuat cita rasa dan aroma teh menjadi lebih unik dan khas.

Tak hanya itu, teh juga hadir dengan kemasan yang modern dan menarik. Kebanyakan dari produsen tersebut menekankan pentingnya kemasan ramah lingkungan, seperti misalnya penggunaan kantung teh biodegradable dan masih banyak lainnya. Hasilnya orang orang yang minum 2-3 cangkir kopi, 3-5 cangkir teh, atau kombinasi 4-6 cangkir kopi atau teh sehari memiliki risiko terendah mengalami stroke dan demensia.

Secara rinci, orang yang minum 2-3 cangkir kopi dan 2-3 cangkir teh, dengan total 4-6 cangkir memiliki risiko demensia 28 persen lebih rendah dan stroke 32 persen lebih rendah dibandingkan orang yang tidak minum keduanya. “Apa yang hanya bisa kami katakan adalah bahwa dalam penelitian ini, orang yang melaporkan minum kopi atau teh dalam jumlah sedang cenderung tidak mengalami stroke atau demensia dalam 10 tahun masa tindak lanjut,” kata kepala American Stroke Association Advisory Committee, Lee H Swamp.

Baca Juga: Rahasia Umur Panjang, Ini Makanan Sehat Rekomendasi Ahli Gizi

Peneliti dan para ahli menekankan bahwa minum kopi dan teh terkait dengan risiko stroke dan demensia yang lebih rendah. Namun, bukan berarti dapat mencegah kondisi tersebut. Peneliti menyarankan untuk tetap melakukan gaya hidup sehat untuk mencegah timbulnya penyakit, termasuk minum kopi untuk cegah demensia. (Fan/Tyd)

Share.

Tentang Penulis

Lahir di Jakarta dan saat ini sedang bekerja di salah satu media informasi dan tips yaitu MauTips.com sebagai copywriter atau penulis artikel. Sering menghabiskan waktunya dengan membaca buku.

Leave A Reply