Meski Berkutu Dan Apek Beras Ternyata Masih Layak Dikonsumsi

0
M MauTips.com, Jakarta. Tidak sekedar numpang tinggal, kutu beras ternyata mencuri nutrisi yang terkandung di dalamnya. Rasa beras bisa berubah jadi tak enak dan apek. Namun ada beberapa cara yang bisa dilakukan untuk mengusir serta mencegah kutu bersemayam di beras. Jemur atau bekukan, kutu beras bisa datang dari mana saja. Hanya dengan menjemur atau membekukan beras, kutu beras bisa dihilangkan.

Membekukan beras ke dalam freezer pun dapat membantumu mengusir sekumpulan kutu dari beras. Masukkan beras tersebut ke dalam sebuah wadah, lalu simpan selama beberapa jam di dalam lemari pembeku. Setelah itu gunakan tampah untuk mengeliminasi kutu yang telah mati dari beras. Kondisi ideal beras yang diinginkan oleh masyarakat adalah bersih, utuh atau tidak hancur, dan bebas kutu serta kotoran.

Selain itu masyarakat menganggap bahwa beras yang berkutu dan sudah berbau apek bahkan muncul ulatnya, adalah beras yang kurang baik dikonsumsi. Padahal menurut pakar pangan Institut Pertanian Bogor (IPB), beras walau sudah berwarna kuning, apek, berkutu sebenarnya masih layak dikonsumsi.

Dari sisi nutrisi dan perbandingan gizi, beras yang sudah apek sebenarnya tidak jauh berbeda dengan beras biasa. Hanya saja orang kerap menganggap beras tersebut sudah tak layak makan sehingga jijik. Beras bisa berubah warna dan bau menjadi kuning serta apek, adalah efek dari lamanya penyimpanan di gudang.

Baca Juga: Perbedaan Beras Premium dan Beras Medium Yang Perlu Diketahui

Kandungan lemak pada beras menjadi teroksidasi karena lamanya disimpan, hingga membuat aromanya apek dan warnanya kuning. Beras yang sudah berjamur yang tidak lagi boleh dikonsumsi. Jamur itu kemungkinan menghasilkan toksin serta racun yang berbahaya bagi kesehatan. (Fan/Tyd)

Share.

Tentang Penulis

Lahir di Jakarta dan saat ini sedang bekerja di salah satu media informasi dan tips yaitu MauTips.com sebagai copywriter atau penulis artikel. Sering menghabiskan waktunya dengan membaca buku.

Leave A Reply