Ini Alasan Musik Klasik Sering Diputar di Restoran Cepat Saji

0
I MauTips.com, Jakarta. Restoran cepat saji sering memutar musik sebagai teman makan bagi para pelanggannya, dan salah satu genre yang dipilih adalah musik klasik. Bukan tanpa alasan khusus hal itu dilakukan oleh pihak manajemen restoran. Disadari atau tidak, sejumlah restoran cepat saji kerap memutarkan musik klasik untuk pelanggan yang sedang menyantap makanan.

Ternyata, ada alasan khusus di balik latar musik tersebut. Gerai McDonald’s di Inggris juga melakukan hal sama. Juru bicara restoran di Kota Yeovil, Inggris mengatakan musik klasik kerap diputar dalam waktu-waktu tertentu. Biasanya, rekaman musik klasik dimainkan sore hingga malam hari. Selain menghibur, musik klasik dianggap bisa memunculkan atmosfer menenangkan. Jenis musik itu membuat pelanggan bersantai. Terutama, di antara hiruk-pikuk jam makan sore jelang malam yang lebih berpotensi menimbulkan kegaduhan.

Efek musik klasik memainkannya di beberapa restoran mendorong perilaku pelanggan yang lebih dapat diterima. Ada maksud tersendiri yang telah melalui sejumlah penelitian terkait musik klasik. Misalnya gerai McDonald’s di Inggris yang hampir selalu memperdengarkan alunan musik itu di restoran mereka. Rekaman nada-nada syahdu dalam konser itu dimainkan setiap sore hingga malam hari.

Fungsinya untuk menciptakan atmosfer menenangkan di waktu pelanggan datang untuk makan. Jadi musik klasik ternyata memberi efek menenangkan pelanggan yang sedang lapar dan lelah. Musik klasik merupakan istilah luas yang biasanya mengarah pada musik yang dibuat di atau berakar dari tradisi kesenian Barat, musik kristiani, dan musik orkestra.

Baca Juga: Bahaya Miras Oplosan Sering Menewaskan Peminumnya

Notasi musik barat digunakan oleh komponis untuk memberi petunjuk kepada pembawa musik mengenai tinggi nada, kecepatan, metrum, ritme individual, dan pembawaan tepat suatu karya musik. Musik menurut Aristoteles mempunyai kemampuan mendamaikan hati yang gundah mempunyai terapi rekreatif dan menumbuhkan jiwa patriotisme. Mulai abad 20, Prancis menjadi pelopor dengan musik Impresionistis yang segera diganti dengan musik Ekspresionistis. (Fan/Tyd)

Share.

Tentang Penulis

Lahir di Jakarta dan saat ini sedang bekerja di salah satu media informasi dan tips yaitu MauTips.com sebagai copywriter atau penulis artikel. Sering menghabiskan waktunya dengan membaca buku.

Leave A Reply