Kecanduan Game Online Bahayanya Melebihi Narkoba? Benarkah

0
K MauTips.com, Jakarta. Pria asal Taiwan tewas usai tiga hari tanpa henti main game internet, di depan komputernya. Bahkan seorang bocah 3 tahun ditemukan meninggal dunia akibat orang tuanya tidak peduli dan lebih memilih memainkan game online. Beberapa kasus yang telah terjadi memperlihatkan fakta pecandu game online tewas akibat terlalu lama di depan layar monitor.

Misalnya seorang remaja Korea Selatan yang meregang nyawa karena memainkan sebuah game online di kafe internet selama 50 jam nonstop. Permainan tersebut saat ini sudah dianggap berbahaya bagi kesehatan psikologis seseorang, karena memicu sifat agresifitas. Seorang pecandu game bisa melakukan apa saja demi memuaskan keinginannya memainkan permainan daring, bahkan bisa menyakiti orang lain yang dianggap mengganggu keasyikannya. Bukan saja dapat menyebabkan kehilangan nyawa, pecandu game online bisa sampai melakukan tindak kriminal yang merugikan orang lain. Misalnya mencuri demi mendapatkan uang untuk membeli berbagai perlengkapan game.

Butuh uang tak sedikit untuk membeli komputer atau laptop dengan spek mumpuni agar kegiatan main mereka lancar dengan paket internet yang juga mahal. Belum lagi para pelajar yang mengabaikan kelanjutan pendidikan hanya demi memuaskan keinginan main game. Pecandu game online juga sering kehilangan kemampuan sosialisasi mereka.

Baca Juga: Cara Menjaga Hubungan Tetap Mesra Membara dengan Pasangan

Mengalami insomnia, emosi mudah meluap, dan berbagai masalah psikologis lain. Menurut Psikiater, perubahan perilaku seseorang akibat game online perlu diwaspadai. Games memengaruhi otak secara psikis. Secara emosionalnya juga terganggu. Secara tak sadar, pasien meniru perilaku yang ditampilkan game online tersebut. (Fan/Tyd)

Share.

Tentang Penulis

Lahir di Jakarta dan saat ini sedang bekerja di salah satu media informasi dan tips yaitu MauTips.com sebagai copywriter atau penulis artikel. Sering menghabiskan waktunya dengan membaca buku.

Leave A Reply